Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bawaslu Tebingtinggi Gelar Kelas Demokrasi di SMAN 1, Target Pemilih Pemula
Bawaslu Tebingtinggi Menggelar Kelas Demokrasi di SMAN 1 Tebingtinggi (Dok. Bawaslu)

Tebingtinggi, IDN Times - Bawaslu Kota Tebingtinggi bekerjasama dengan SMA Negri 1 Tebingtinggi dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Sumut menggelar opening ceremony “Kelas Demokrasi” di Gedung Aula SMAN 1 Tebingtinggi, 2 September 2026. Kolaborasi ketiga lembaga pemerintah ini menjadi wadah pengenalan tentang Demokrasi, Pemilu dan Pendidikan Politik kepada pelajar yang nantinya akan menjadi Pemilih Pemula pada Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal F H Tambun menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai bentuk Tanggung Jawab Bawaslu untuk memberikan Pendidikan Politik sejak dini kepada para Pelajar agar lebih peduli pada proses demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan ini akan digelar secara berkala dengan tema yang berbeda-beda.

"Kelas Demokrasi ini diharapkan menjadi pembuka wawasan dan cakrawala para siswa-siswi khususnya di SMA Negeri 1 tentang bagaimana Pemilu dipersiapkan sampai pada saatnya Pemilu dilaksanakan," ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Utara Bapak Salman S.Sos, M.AP mengatakan kegiatan Kelas Demokrasi ini adalah Pionir awal, bahkan satu-satunya atau pertama kali dilakukan di Sumatra utara. Kehadiran Penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu Kota Tebingtinggi secara langsung akan dapat memberikan pengetahuan dan pendidikan tentang Demokrasi, Politik dan Pemilu kepada siswa-siswi di SMAN 1.

“Kita patut bersyukur bahwa dengan Sinergitas antar pihak kegiatan Kelas Demokrasi ini menghadirkan pembelajaran tentang Demokrasi kepada Siswa-siswi. Program Kelas Demokrasi ini bukanlah Program yang dilakukan dengan metode sosialisasi tetapi metode pengajaran seperti layaknya belajar mata pelajaran biasa dan dengan modul materi, kurikulum pembelajaran yang dibuat secara sistematis. Jadi selain ilmu tentang kepemiluan yang akan didapat oleh siswa-siswi kita, program mata pelajaran regular juga tidak terganggu," ujar Salman.

Koordinator Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Tebingtinggi, Choky Nasution mengatakan kegiatan Kelas Demokrasi ini akan dipusatkan di SMAN 1 Tebingtinggi dengan peserta siswa-siswi Kelas XI dari 11 kelas. Kelas Demokrasi sendiri memiliki tiga materi ajar, diantaranya orientasi demokrasi dan sejarah kepemiluan serta lembaga penyelenggara Pemilu. Lalu materi tentang Pemilu di tengah tantangan probelamatika dan harapan, serta materi yang berhubungan dengan kepemimpinan.

Rangkaian Kelas Demokrasi akan dimulai pada 7 september 2026 dan digelar konsisten setiap hari. DItargetkan selesai pada akhir November 2026.

"Akan ada 9 tutor atau pengajar dari unsur staf sekretariat dan 3 tutor yang merupakan unsur pimpinan Bawaslu Tebingtinggi," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article