Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir Medan Rendam Permukiman, BPBD Catat Kenaikan Air di Sungai
Situasi air mulai surut didepan halaman Masjid yang menggapai ketinggian sekitar 60 cm (Dok. Azzam for IDN Times)
  • BPBD Medan mencatat kenaikan muka air di sejumlah sungai dan genangan memasuki permukiman serta jalan pada Sabtu malam, dengan kondisi umum dilaporkan aman dan terkendali.

  • Tinggi muka air mencapai 70 sentimeter di DAS Sei Sikambing, sementara genangan permukiman di Jalan Gatot Subroto, Kapten Muslim, dan Letjen Suprapto sekitar 20 sentimeter.

  • Warga Kampung Aur bertahan di rumah saat genangan akibat luapan Sungai Deli mencapai 60–100 sentimeter; BPBD mengimbau warga bantaran sungai tetap memantau informasi resmi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (26/9/2026) malam

TRC-PB BPBD Kota Medan mencatat kenaikan tinggi muka air di sejumlah DAS dan genangan di kawasan rawan banjir. Pemantauan intensif dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan.

pukul 19.19 WIB

TMA DAS Deli di Jalan Juanda naik 10 sentimeter saat hujan lebat. Air berwarna keruh dengan arus sedang.

pukul 19.44 WIB

DAS Denai di Jembatan Jalan Pasar Merah terpantau normal.

pukul 20.09 WIB

TMA DAS Deli di Jembatan Jalan Letjen Suprapto mencapai sekitar 50 sentimeter. Air berwarna kecokelatan dengan arus deras.

pukul 20.20 WIB

TMA DAS Babura di Jembatan Jalan Mongonsidi mencapai 50 sentimeter dengan arus deras.

pukul 20.37 WIB

Genangan dilaporkan terjadi di Jalan Kapten Muslim.

pukul 20.39 WIB

TMA DAS Sei Sikambing di Jembatan Jalan Gatot Subroto mencapai 70 sentimeter.

pukul 21.06 WIB

DAS Sei Belawan di Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang, naik 10 sentimeter.

pukul 21.34 WIB

Genangan dilaporkan terjadi di Jalan Gatot Subroto.

pukul 23.50 WIB

TMA di permukiman warga di Jalan Letjen Suprapto turun dari 20 sentimeter menjadi 10 sentimeter. Cuaca berawan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Banjir dan genangan merendam permukiman serta badan jalan di sejumlah wilayah Medan, dengan tinggi muka air sungai meningkat saat hujan lebat.
  • Who?
    Warga terdampak, terutama di Kelurahan Kampung Aur, serta Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Kota Medan melakukan pemantauan kondisi banjir.
  • Where?
    Genangan terpantau di Jalan Gatot Subroto, Kapten Muslim, Letjen Suprapto, serta Kampung Aur, Medan Maimun; kenaikan air juga terjadi di DAS Deli, Babura, Sei Sikambing, dan Sei Belawan.
  • When?
    Pemantauan dan genangan dilaporkan pada Sabtu malam, 26 September 2026, sejak pukul 19.19 WIB hingga 23.50 WIB.
  • Why?
    Genangan terjadi akibat hujan lebat dan luapan Sungai Deli, yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah daerah aliran sungai.
  • How?
    BPBD mencatat genangan sekitar 20 sentimeter di sejumlah lokasi, sementara di Kampung Aur sempat mencapai 60 hingga 100 sentimeter. Warga bertahan di rumah, belum ada evakuasi, dan pemantauan terus dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hujan deras membuat air masuk ke rumah dan jalan di Medan. Air di beberapa tempat tingginya sekitar 20 sentimeter, bahkan sampai 70 sentimeter. Di Kampung Aur, air sempat setinggi lutut sampai pinggang orang dewasa. Warga masih di rumah. BPBD terus melihat keadaan dan mengingatkan warga agar waspada.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemantauan intensif BPBD di sejumlah DAS memberi gambaran kondisi banjir secara cepat, sementara situasi umum tetap dilaporkan aman dan terkendali. Seiring malam, genangan di Jalan Letjen Suprapto mulai surut, dan di Kampung Aur warga masih dapat bertahan di rumah tanpa laporan barang berharga hanyut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat kenaikan tinggi muka air (TMA) di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) serta genangan di kawasan rawan banjir pada Sabtu (26/9/2026) malam.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menyebut pemantauan intensif terus dilakukan di lapangan untuk mengantisipasi banjir susulan.

1. Hasil monitoring TRC-PB, genangan mulai memasuki permukiman warga dan badan jalan dengan ketinggian bervariasi

Suasana banjir di Medan (Dok. BPBD Medan)

Berdasarkan hasil monitoring TRC-PB, genangan mulai memasuki permukiman warga dan badan jalan dengan ketinggian bervariasi sekitar 20 sentimeter. Meski demikian, situasi secara umum dilaporkan aman dan terkendali.

Yunita menjelaskan pada pukul 19.19 WIB, DAS Deli di Jalan Juanda terpantau naik 10 sentimeter dengan warna air keruh dan arus sedang saat hujan lebat. Kemudian pukul 20.09 WIB, TMA DAS Deli di Jembatan Jalan Letjen Suprapto mencapai sekitar 50 sentimeter dengan warna kecokelatan dan arus deras.

2. Genangan air jalan Gatot Subroto mencapai 70 sentimeter

Suasana banjir di Medan (Dok. BPBD Medan)

Lanjutnya, kondisi serupa terjadi di DAS Babura di Jembatan Jalan Mongonsidi pada pukul 20.20 WIB dengan TMA 50 sentimeter dan arus deras. Sementara DAS Sei Sikambing di Jembatan Jalan Gatot Subroto pada pukul 20.39 WIB mencapai 70 sentimeter.

Di kawasan permukiman, genangan dilaporkan terjadi di Jalan Gatot Subroto pada pukul 21.34 WIB, Jalan Kapten Muslim pada pukul 20.37 WIB, dan Jalan Letjen Suprapto dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.

"Sementara DAS Sei Belawan di Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang, naik 10 sentimeter pada pukul 21.06 WIB. Adapun DAS Denai di Jembatan Jalan Pasar Merah pada pukul 19.44 WIB terpantau normal," ungkapnya.

Memasuki malam hari, genangan mulai menunjukkan penurunan. Pada pukul 23.50 WIB di Jalan Letjen Suprapto, TMA di permukiman warga turun dari 20 sentimeter menjadi 10 sentimeter dengan cuaca berawan.

3. Warga Kampung Aur bertahan di rumah

Suasana banjir di Medan (Dok. BPBD Medan)

Di Kelurahan Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, warga yang terdampak banjir masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada proses evakuasi. Genangan dilaporkan sempat mencapai selutut atau sekitar 60 sentimeter hingga sepinggang atau sekitar 100 sentimeter orang dewasa akibat luapan Sungai Deli.

Tidak ada laporan barang berharga yang hanyut. Namun, warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat hujan masih mengguyur wilayah tersebut.

BPBD Kota Medan mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir untuk terus memantau informasi resmi dan meningkatkan kewaspadaan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article