Warga melintas di area banjir bandang dan longsor di Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025). (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Banjir juga terjadi di Kecamatan Badiri setelah debit Sungai Lopian meningkat. BPBD mencatat debit sungai naik sekitar 60 sentimeter pada pukul 15.45–15.50 WIB sebelum kemudian meluap ke jalan raya.
Genangan di kawasan tersebut mencapai lutut orang dewasa. Kondisi itu mengganggu lalu lintas di sekitar simpang Gereja GPDI hingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.
Sementara itu, hujan deras di Kecamatan Sarudik dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 15.41 WIB. Sekitar pukul 17.05 WIB, debit Sungai Sarudik disebut meningkat hingga sekitar dua meter.
Air kemudian memasuki rumah warga di Lingkungan VIII. Sebagian warga memilih melakukan evakuasi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Banjir juga menggenangi sejumlah akses jalan utama. Ruas Tambah Udang–Muara Nibung, Pandan, tergenang sekitar 30 sentimeter pada pukul 16.58 WIB sehingga arus lalu lintas tersendat.
Jalan Jenderal Feisal Tanjung menuju Kantor BPBD Tapanuli Tengah juga tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa sekitar pukul 16.52 WIB.