Menyalakan AC mobil saat berkendara sudah menjadi kebiasaan banyak pengemudi, terutama ketika cuaca sedang panas. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering diperbincangkan, apakah penggunaan AC benar-benar membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros? Sebagian orang menganggap AC hanya menggunakan tenaga listrik dari aki, sementara lainnya meyakini fitur ini membuat mesin bekerja lebih berat.
Faktanya, sistem AC mobil menggunakan kompresor yang digerakkan oleh mesin melalui belt. Ketika AC dinyalakan, mesin membutuhkan tenaga tambahan untuk mengoperasikan kompresor tersebut. Akibatnya, konsumsi bahan bakar bisa meningkat dibandingkan saat AC tidak digunakan.
Meski begitu, tingkat pemborosan BBM tidak selalu sama pada setiap kendaraan. Ada sejumlah faktor yang memengaruhinya, seperti kondisi mesin, suhu AC yang dipilih, kondisi cuaca, hingga gaya berkendara. Lantas, seberapa besar pengaruh AC mobil terhadap konsumsi BBM? Yuk, simak penjelasannya agar kamu bisa menggunakan AC dengan lebih bijak tanpa mengorbankan kenyamanan selama perjalanan!