Puluhan hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara porak poranda dihantam angin kencang. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)
Kepala Pelaksana BPBA menyampaikan, jumlah rumah yang rusak akibat dampak cuaca ekstrem mencapai 58 unit. Rumah-rumah tersebut tersebar di empat gampong.
Di antaranya Gampong Rumoh Rayeuk 36 unit, dengan 11 unit rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan lima unit rusak ringan.
Sementara itu, di Gampong Buket Linteung tujuh unit huntara mengalami rusak berat serta satu unit tempat ibadah turut terdampak.
Lalu di Gampong Geudumbak, terdapat 10 unit huntara terdampak dengan rincian empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan.
Sedangkan di Gampong Langkahan terdapat lima unit huntara mengalami rusak ringan akibat dampak cuaca ekstrem.
“Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait,” kata Bahron Bakti.