Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Kata Sopiyan, cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor air lekas naik. Hujan deras memang terus mengguyur sejumlah daerah di Sumut dalam beberapa waktu terakhir.
Karena derasnya air, tanggul di Sungai Sibarau, Kecamatan Sipispis jebol. Lalu, ada kiriman air dari Kabupaten Simalungun.
“Kemudian ada pasang besar air laut di Tanjung Beringin. Sehingga air tertahan, tanggul jebol, air meluap di Sungai dan meluap ke pemukiman dan pertanian,” ungkapnya.
Hasil monitoring BPBD Sergai, air merendam kawasan pemukiman dengan rata-rata ketinggian 50 – 100 Cm. Pihak BPBD menurunkan seluruh personelnya untuk bertugas secara gabugan bersama TNI, Polri, Tagana, perangkat desa dan relawan.