Jasad Andreas diantar ke RS Bhayangkara Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Jasad Andreas ditemukan di Desa Aek Tapa Dusun 3 Bulu Telang, Kecamatan Merbau, Labuhanbatu Utara. Di mana pada saat ditemukan, kondisi jasad Andreas sudah membusuk di sebuah lubang mirip sumur. Di lubang itu, terdapat pelepah-pelepah sawit yang menutupinya.
"Korban meninggal dunia dan ditemukan di sebuah tempat di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara dini hari tadi," beber Gidion.
Jenazah Andreas langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Gidion mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan autopsi.
"Kita juga sudah melakukan autopsi, hasilnya korban mengalami luka pada tangannya karena terikat kabel Telkom, kepala dilakban dan sudah terkelupas menutup mata, serta hidung. Tangan dan punggung mengalami luka memar akibat benda tumpul, kemudian di mulut ada luka memar," sebutnya.
Tak hanya itu, terdapat pula bekas lilitan di leher korban, tulang kiri retak akibat benda tumpul, dan pendarahan kepala akibat benda tumpul.
"Kesimpulan awalnya korban meninggal akibat kehabisan napas akibat jeratan di leher, lalu pembekapan di hidung hingga tidak bisa bernapas. Korban meninggal sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Ini masih terus kita lakukan pendalaman karena penyelidikan belum selesai," ungkap Gidion.