Medan, IDN Times – Kasus dugaan penyiksaan yang dilakukan personel Sabhara Polda Sumut terhadap Ahmad Firdaus menyita perhatian publik. Pengatur lalu lintas mandiri atau Pak Ogah itu mengalami luka serius karena disiksa di atas truk Sabhara.
Belakangan kasus itu seolah 'padam’. Polda Sumut juga terkesan menutupi kasus penyiksaan yang mencoreng Korps Bhayangkara.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Hadi Wahyudi enggan membuka informasi ihwal dugaan penyiksaan itu.
“(Kasusnya) sudah selesai,” ujar Hadi kepada IDN Times, Jumat (27/10/2023) lalu.
Ditanyai soal bagaimana motif penyiksaan dan penyelesaian kasus itu, Hadi juga enggan menjelaskan.” Sudah selesai,” katanya lagi.
