Pemerintah Targetkan Seluruh Pulau di Kepri Dialiri Listrik 24 Jam

Batam, IDN Times - Untuk memberikan akses listrik 24 jam kepada seluruh masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai membangun Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) ke pulau-pulau kecil.
Kepri merupakan salah satu provinsi yang memiliki kawasan perairan terluas di Indonesia dan memiliki 2.408 pulau-pulau besar hingga kecil. Hal tersebut menyebabkan adanya kesulitan pemerintah setempat untuk memberikan layanan kelistrikan yang memumpuni kepada seluruh masyarakat.
Saat ini, Pemprov Kepri terus melakukan terobosan-terobosan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal itu ditandai dengan adanya pembangunan SKLTM dari Kota Batam - Pulau Buluh.
"Ini merupakan bukti keseriusan kita dalam menangani kelistrikan di daerah pesisir untuk mencapai pemerataan program Kepri Terang. Ditargetkan selesai pada akhir 2023 ini," kata Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, Rabu (29/11/2023).
1. Nilai proyek SKLTM Batam - Pulau Buluh mencapai Rp37 miliar

Ansar mengatakan, nilai proyek pembangunan SKLTM untuk Kota Batam - Pulau Buluh ini memiliki nilai proyek mencapai Rp37 miliar dan didanai secara keseluruhan oleh PLN.
SKLTM ini akan dibentangkan di dasar laut dengan pemberat sepanjang 1,16 kilometer sirkuit (KMS) dari Pulau Batam ke Pulau Buluh.
Pihaknya juga mengapresiasi PLN atas upaya-upaya yang telah dilakukan dan telah bekerjasama dengan seluruh steakholder di Provinsi Kepri.
"Nilai proyek ini mencapai Rp37 miliar. Kami sangat apresiasi PLN atas segala upaya-upaya yang telah dilakukan ini," ujarnya.
2. Masyarakat Pulau Buluh akan menikmati listrik 24 jam

Masih kata Ansar, Pulau Buluh selama ini memiliki satu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang hanya dapat digunakan selama 14 jam setiap harinya. Hal itu menyulitkan masyarakat setempat dalam menjalani aktivitas setiap harinya.
Dengan adanya proyek SKLTM dari Kota Batam ke Pulau Buluh ini, kedepannya masyarakat Pulau Buluh dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam.
"Melalui pelayanan listrik yang stabil 24 jam ini akan meningkatkan taraf hidup dan pertumbuhan ekonomi baru, khususnya bagi masyarakat setempat," lanjutnya.
3. Targetkan Provinsi Kepri daulat energi

Tidak hanya itu, Ansar juga menargetkan 100 persen kedaulatan energi pada seluruh pulau-pulau di Provinsi Kepri untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"Setelah ini, kami akan terus bekerjasama dengan PLN untuk memberikan layanan listrik 24 jam kepada seluruh masyarakat untuk menciptakan Kepri daulat energi," tutupnya.



















