Juru bicara Banggar, Nina Mellanie (Dok DPRD Kota Batam)
Nina Mellanie memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi yang menjadi pertimbangan dalam pembahasan APBDP, seperti asumsi pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2024 diperkirakan meningkat dari 6,75-7,08 persen menjadi 6,7-7,5 persen hingga akhir tahun akibat peningkatan nilai ekspor ke Amerika Serikat.
Ada juga tingkat inflasi yang diperkirakan mencapai 3,1-3,2 persen hingga akhir tahun, tingkat konsumsi riil per kapita diperkirakan meningkat menjadi Rp19.190.000 dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp18.990.00.
Untuk struktur APBDP, Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp3,716 triliun, meningkat Rp274,7 miliar dibandingkan APBD murni. Komponen Belanja ditetapkan sebesar Rp3,831 triliun, naik Rp295,5 miliar dari APBD murni.
"Postur perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2024 adalah berimbang sebesar Rp3,831 triliun," tegas Nina.