Medan, IDN Times - Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara Muhammad Basir Hasibuan angkat bicara dan turut prihatin atas terjadinya kelalaian sekolah dalam mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS). Akibatnya banyak siswa yang terancam gagal ikut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.
"Hari ini, banyak yang kami dengar informasi. Sebenarnya kami sudah meminta data Minggu kemaren kepala sekolah ternyata banyak yang terlambat sekolah itu menginput data nilai PPDS atau nilai rapor yang mau dimasukkan ke dalam aplikasi PPDS tersebut," kata Basir, Kamis (6/2/2025).
Lanjutnya, panitia SNBP dari pusat selalu memberikan sosialisasi mulai dari 6 Januari 2025 sampai dengan 31 Januari 2025.
"Memang ada diperpanjang, tetapi satu setengah hari. Jadi memang, dari pemerintah tidak banyak masuk PPDS. Harapannya memang kepada Menteri Pendidikan khususnya Pemerintah berkesempatan," tuturnya.
