[BREAKING] Demo di DPRD Sumut, Jurnalis Jadi Korban Lemparan Batu
![[BREAKING] Demo di DPRD Sumut, Jurnalis Jadi Korban Lemparan Batu](https://image.idntimes.com/post/20190924/whatsapp-image-2019-09-24-at-155327-2-25f583de07124ad9f2ba4a713d1a7512.jpeg)
Medan, IDN Times - Seorang jurnalis jadi korban pelemparan batu yang diduga berasal dari massa yang tengah berunjuk rasa di DPRD Sumut, Selasa (24/9). Saat itu unjuk rasa berlangsung ricuh.
Massa yang ricuh melemparkan berbagai macam benda. Mulai dari botol plastik, air mineral hingga kayu. Bahkan ada yang melempar batu.
Jurnalis yang menjadi korban adalah Raden Arman. Jurnalis foto asal Medan.
“Kena batu tadi. Ini berdarah,” kata Raden.
Dia langsung dievakuasi ke dalam gedung DPRD oleh jurnalis lainnya. Raden erkena pemparan di bagian kening. Tepat di atas pelipis kiri matanya.
Beruntung tidak terjadi pendarahan serius. Bahkan Taden tidak kapok. Dia kembali melakukan peliputan.
Hingga saat ini mahasiswa masih berunjuk rasa. Mereka mendesak DPRD Sumut, menentukan sikap menolak Rancangan undang-undang yang sarat polemik. Salah satunya adalah RUU KPK.
Tensi unjuk rasa semakin memanas. Massa mulai membakar ban. Mereka mendesak masuk ke gedung DPRD Sumut.


















