Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Achiruddin Marahi Saksi saat Rekonstruksi Kasus Anaknya
Achiruddin Hasibuan menjalani rekonstruksi kasus penganiayaan anaknya Aditya Hasibuan terhadap KA di Mapolda Sumut, Senin (8/5/2023). (ANTARA FOTO/Yudi)

Medan, IDN Times - Eks Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut Achiruddin Hasibuan melontar protes di tengah rekonstruksi kasus penganiayaan yang diduga dilakukan anaknya Aditya Hasibuan terhadap KA. Rekonstruksi perkara yang digelar di Mapolda Sumut, Senin (8/5/2023) itu memperlihatkan 27 adegan.

Achiruddin Hasibuan hadir mengenakan rompi oranye penempatan khusus (Patsus). Begitu juga dengan adit berbaju merah tahanan Polda Sumut.

1. Achiruddin memarahi saksi karena dianggap mengarang cerita

Rekonstruksi kasus penganiayaan Aditya Hasibuan terhadap KA dilakukan di Mapolda Sumut, Senin (8/5/2023). (ANTARA FOTO/Yudi)

Dalam adegan rekonstruksi menunjukkan jika korban KA bersama rekannya R dan F (saksi) serta lainnya datang ke rumah Achiruddin, Kamis (22/12/2023) pukul 02.30 WIB.

Mereka datang menggunakan Mini Cooper yang spionnya diduga dirusak Aditya. Sesampainya di depan pagar mereka memanggil Aditya. Mereka ingin Adit bertanggungjawab karena merusak spion.

Saat itu, putra  sulung Achiruddin, Arya Hasibuan ke luar dari rumah. Arya kemudian memanggil Achiruddin. Perwira menengah Polda Sumut itu pun keluar.

Dalam rekonstruksi, Achiruddin memeragakan adegan saat dia ke luar rumah menemui KA dan teman-temannya. Dia kemudian menanyakan kedatangan mereka.

Dalam adegan berikutnya, saksi R menyebut jika kedatangan mereka malah mendapat sambutan tidak baik dari Achiruddin. Bahkan, Achiruddin disebut ingin menyerang mereka.

Pengakuan itu membuat Achiruddin meradang. Dia membantah keterangan R dan langsung membentaknya. Sejumlah petugas provost menghalangi Achiruddin yang mendekati R.

"Saya AKBP Hasibuan mau menyerang kalian ya. Gak benar kalimat itu, saya bantah itu. Jangan ngarang-ngarang kau," ucap AKBP Achiruddin.

Dia menyebut jika saksi mengarang cerita. "Harus betul betul jangan rekayasa. Saya sudah siap apapun saya siap, tapi jangan ngarang-ngarang," ujarnya marah dan langsung ditenangkan oleh penyidik.

2. Achiruddin pasrah dengan kasusnya

Mantan Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara AKBP Achiruddin?Hasibuan (tengah)?berjalan menuju gedung Bid Propam saat akan menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri di Polda Sumatera Utara, Medan, Selasa (2/5/2023). (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Polisi berpangkat AKBP yang dipecat karena diduga melanggar etik karena membiarkan penganiayaan itu, merasa pasrah dengan apa yang menimpanya.

“Kita yah gimana yah. Gak bisa saya sampaikan apa apa lagi,” ujar Achiruddin kepada awak media.  

3. Dia juga merasa kasus anaknya terus digiring

Mantan Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara AKBP Achiruddin Hasibuan (bermasker putih) berjalan menuju gedung Bid Propam saat akan menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri di Polda Sumatera Utara, Medan, Selasa (2/5/2023). (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Dalam kesempatan itu, Achiruddin mengatakan, tidak ada maksud anaknya untuk menganiaya. Dia hanya ingin, masalah keduanya bisa diselesaikan.

Namun, kata Achiruddin, kasus yang mendera dirinya digiring seolah hanya anaknya yang bersalah. “Tidak ada maksud menganiaya seperti yang diframing selama ini. Tapi, konsekuensinya secara hukum, bapak-bapak penyidik di sini sudah bekerja maksimal. Alhamdulillah mudah-mudahan yang terbaik yang datang,” katanya.

Dia juga tidak bisa berkomentar soal isi rekonstruksi. Lagi-lagi dia menyerahkan semuanya kepada kebijakan kepolisian.

“Saya gak bisa bilang sesuai, gak bisa bilang gak sesuai. Itu yang sudah dilakukan penyidik, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Editorial Team

Related Article