Medan, IDN Times - Sebanyak 50 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Utara tercatat lalai dalam menginput data nilai siswa pada portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kelalaian ini membuat siswa-siswa yang memenuhi syarat terancam tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2025.
Gelombang unjuk rasa para siswa terjadi di Sumatra Utara. Perpanjangan sudah diberikan panitia. Mulai dari Minggu (2/2), Selasa (4/2), Jumat (7/2) pukul 15.00 WIB hingga Sabtu (8/2).
