Rohul, IDN Times - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, diketahui tengah mengusut dugaan korupsi pengurangan penerimaan negara dari sumber pajak sebanyak 21 gaji dokter umum dan spesialis dari tahun 2018 sampai 2022 di Rumah Sakit (RS) Surya Insani. Dimana, dalam pengusutannya masih dalam tahap penyelidikan.
Penyelidikan dugaan rasuah itu, dilakukan oleh tim jaksa penyelidik pada Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rohul. Yang mana, dalam proses penyelidikan tersebut, Korps Adhyaksa itu telah melakukan proses permintaan keterangan.
Demikian dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Rohul Susanto Martua Ritonga saat dikonfirmasi.
"(Benar) kami masih melakukan proses permintaan keterangan," sebut Martua saat dihubungi, Senin (30/10/2023).
Berdasarkan informasi, sejauh ini, tim jaksa penyelidik sedang meminta keterangan pihak staf bagian keuangan di RS Surya Insani. Terkait hal ini, Mertua tidak menampiknya.
"Sudah ada yang datang (staf bagian keuangan di RS Surya Insani). Tapi belum selesai, karena data belum lengkap," jawab Martua.
