Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polres Kepulauan Meranti saat melakukan tes urine dadakan
Polres Kepulauan Meranti saat melakukan tes urine dadakan (IDN Times/ dok Polres Kepulauan Meranti)

Intinya sih...

  • Identitas 5 polisi yang positif menggunakan Narkoba: Aipda HKB, Bripka MJ, Brigadir ACA, Aiptu DC, Bripka MS.

  • Ke-5 polisi tersebut dinonjobkan dan dipatsus sambil menunggu proses persidangan kode etik maupun proses hukum.

  • AKBP Aldi tidak akan mentolerir anggota yang terlibat Narkoba dan akan memperkuat pengawasan internal serta sosialisasi bahaya Narkoba.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kepulauan Meranti, IDN Times- Lima polisi yang berdinas di Polres Kepulauan Meranti, Provinsi Riau terlibat penyalahgunaan Narkoba. Hal itu diketahui dari hasil tes urine dadakan yang digelar di Polres Kepulauan Meranti.

"Benar, 5 personel Polres Kepulauan Meranti positif mengkonsumsi Narkoba jenis methamphetamine dan amphetamine," ucap AKBP Aldi Alfa Faroqi, Kamis (12/2/2026).

"Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal dan penegakan disiplin terhadap seluruh personel," sambungnya.

1. Ini pangkat dan inisial ke 5 polisi tersebut

Sejumlah anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti saat menunggu hasil tes urine (IDN Times/ dok Polres Kepulauan Meranti)

Berdasarkan data yang diterima IDN Times, berikut ini inisial nama dan pangkat ke 5 polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba tersebut.

  • Aipda HK

  • Bripka MJ

  • Brigadir AC

  • Aiptu DC

  • Bripka MS

2. Dinonjobkan dan dipatsus

Ilustrasi penjara. (Dok.IDN Times)

Sebagai tindak lanjutnya, ke 5 polisi tersebut telah dinonjobkan dan ditempatkan di tempat khusus (Patsus). Ke 5 polisi itu saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), sambil menunggu proses persidangan kode etik maupun proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ke 5 personel tersebut telah dinonjobkan dari jabatan semula dan ditempatkan di tempat khusus sambil menunggu hasil pemeriksaan dan proses persidangan," kata AKBP Aldi.

3. Tidak akan mentolerir anggota yang terlibat Narkoba

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Furoqi (IDN Times/ dok Polres Kepulauan Meranti)

AKBP Aldi menegaskan, dirinya tidak akan memberikan toleransi kepada anggota polisi yang terbukti terlibat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Hal itu dilakukannya sebagai bentuk komitmen menjaga marwah institusi serta memberikan peringatan keras kepada seluruh personel agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam bertugas.

"Saya tidak akan mentolerir adanya anggota yang terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba," tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, Polres Kepulauan Meranti akan memperkuat pengawasan internal melalui kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin) secara berkala.

Selain itu, sosialisasi mengenai bahaya Narkoba dan konsekuensi hukum bagi pelanggar akan terus digencarkan di lingkungan internal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team