Presiden Joko Widodo, saat meresmikan Inpres Jalan Daerah di Aceh. (Dokumentasi tangkap layar video)
Joko Widodo mengatakan jalan dan jembatan berguna untuk konektivitas antarkabupaten, antarkota, dan antarprovinsi. Oleh karena itu, dua infrastruktur tersebut ia nilai sangat penting baik bagi mobilitas orang maupun mobilitas barang.
Dia menyampaikan jalan rusak akan menghambat mobilitas logistik sehingga berpengaruh dengan harga barang yang nanti diterima oleh masyarakat. Atas dasar itu, pemerintah mengeluarkan Inpres Jalan Daerah pada 2023.
“Dalam rangka membangun dan memperbaiki jalan-jalan yang rusak serta jembatan-jembatan yang rusak,” ujar dia.
Adapun 14 kabupaten kota di Aceh yang mendapat pembangunan maupun perbaikan jalan, yakni Aceh Timur, Bireuen, Simeulue, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Langsa, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Gayo Lues, dan Bener Meriah.
“Kita harapkan pembangunan dan perbaikan jalan-jalan tersebut mobilitas orang maupun mobilitas barang dapat membuat kecepatan distribusi logistik di Provinsi Aceh akan lebih baik,” imbuh Joko Widodo.