Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kecelakaan Rush Hantam Kia di Aceh Jaya, 6 Tewas dan 7 Luka Berat

Kecelakaan Rush Hantam Kia di Aceh Jaya, 6 Tewas dan 7 Luka Berat
Laka lantas antara minibus KIA Pregio dengan mobil penumpang Rush di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. (Dokumentasi warga untuk IDN Times)

Aceh Jaya, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) antara minibus penumpang KIA Pregio dengan mobil Rush terjadi di jalan Banda Aceh-Meulaboh kilometer (km) 117, pada Senin (8/5/2023) siang.

Insiden yang terjadi tepat di Gampong Babah Nipah, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang meninggal dunia dan luka-luka. Sementara cuaca di sekitar sedang dilanda hujan.

1. Diduga coba menghindari lubang yang tergenang air

Laka lantas antara minibus KIA Pregio dengan mobil penumpang Rush di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. (Dokumentasi warga untuk IDN Times)
Laka lantas antara minibus KIA Pregio dengan mobil penumpang Rush di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. (Dokumentasi warga untuk IDN Times)

Berdasarkan informasi IDN Times dapatkan, kecelakaan berawal saat minibus Kia Pregio BL 1894 AL dikendarai M Dahlan (48) melaju dari arah Banda Aceh menuju Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Sementara arah berlawan melaju mobil Rush B 2165 KZD dikendarai Zainal Arifin Pasaribu (65).

Tiba di lokasi tempat kejadian perkara, mobil Rush diduga menghindari lubang yang tergenang air hingga membanting setir ke kanan. Tanpa disadari, hindaran tersebut berujung tabrakan dengan minibus yang datang dari arah berlawanan.

Akibat insiden tersebut, sopir beserta empat penumpang mobil Rush meninggal dunia, begitu juga dengan sopir bus minibus Kia Pregio. Sedangkan korban luka-luka ada tujuh orang dan dirawat di rumah sakit (RS).

2. Korlantas Polri ikut dilibatkan ungkap penyebab kecelakaan

Laka lantas antara minibus KIA Pregio dengan mobil penumpang Rush di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. (Dokumentasi warga untuk IDN Times)
Laka lantas antara minibus KIA Pregio dengan mobil penumpang Rush di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. (Dokumentasi warga untuk IDN Times)

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudi Wiyono mengatakan, kasus laka lantas melibatkan minibus Kia Pregio dan mobil Rush merupakan kasus menonjol karena menimbulkan korban meninggal di atas lima orang.

Penanganan insiden ini di lapangan dikatakan, akan dibantu teknis dari Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk melakukan pelacakan atau tracking analisa kejadian.

Bantuan itu diharapkan dapat menggambarkan penyebab terjadinya laka lantas yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Oleh karena itu, usai pelacakan baru dapat disampaikan kesimpulan penyebab laka lantas.

“Apakah karena faktor cuaca, faktor lingkungan, faktor kendaraan ataukah faktor dari manusia itu sendiri,” kata Yudi, pada Selasa (9/5/2023).

3. Belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan

ilustrasi kecelakaan adu kambing (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi kecelakaan adu kambing (IDN Times/Arief Rahmat)

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan faktor penyebab laka lantas yang melibatkan antara minibus Kia Pregio dan mobil Rush karena masih melakukan penyelidikan.

Sementara itu, bila hasil penyelidikan penyebab kecelakaan telah diketahui, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) ke depan perlu ada suatu penerapan untuk mencegah atau meminimalisir laka lantas di wilayah tersebut.

“Untuk semua korban jiwa sudah diserahkan kepada keluarganya masing-masing serta yang korban luka juga sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” ujar Yudi.

4. Data korban laka lantas minibus Kia Pregio dan mobil Rush

Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

Adapun identitas korban laka lantas yang meninggal dunia, yakni sopir mobil Rush, Zainal Arifin, Painan Ritonga (70), Nurhayani Batubara (50), warga Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian, Duma Sari Gultom (80) dan Ti Haslim Sinaga (55), warga Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut), serta sopir minibus KIA Pregio, Muhammad Dahlan, warga Panton Bayu, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Sementara, korban luka berat dari penumpang minibus KIA Pregio, di antaranya Supariadi (42), M Gissim (38), dan Suriyono (47), warga Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya Ernawati (40) dan Nurul Alade (60), warga Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Lalu, Ftimah (67), warga Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti,  Kota Lhokseumawe serta seorang penumpang mobil Rush, Desi Batubara (17), warga Tapanuli Selatan, Sumut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
Muhammad Saifullah
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Luxe Aura Andalkan Mesin dari Eropa-Korea, Diklaim Pertama di Sumatra

06 Mei 2026, 21:58 WIBNews