Comscore Tracker

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air Terjunnya

Paling banyak dikunjungi para wisatawan

Medan, IDN Times- Taman Eden 100 yang terletak di Desa Sionggung Utara, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Taman ini menawarkan konsep edukasi wisata alam karena lokasinya yang memiliki banyak spot dan berbagai aktivitas dapat dilakukan di kawasan tersebut.

Made Sirait, salah seorang pengelola dan pemilik Taman Eden 100 mengatakan taman Eden 100 didirikan oleh Marandus Sirait. Sebagai penggagas, kakaknya itu yang menanam 100 jenis tanaman pada saat pendiriannya. Itu lah mengapa tempat ini dinamakan Taman Eden 100.

Kata Made, sejak Taman Eden dibuka, pihaknya aktif mengampanyekan tanam pohon kepada para pengunjung yang datang. Hingga kini, taman dengan lahan 40 hektare itu memiliki pohon yang ditanam pengunjung berkisar 7 ribu pohon.

"Tanam pohon itu bertujuan kampanye kepada tamu perlunya menanam pohon. Tapi karena saat ini jumlah pohon sudah 7 ribuan, aktivitas itu sudah tidak ada untuk sementara waktu," ujar Made kepada IDN Times, (27/12/2021).

1. Aktivitas favorit di Taman Eden 100

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air TerjunnyaInstagram.com/@shackyhouse

Made mengatakan, pengunjung yang berwisata ke Taman Eden 100 biasanya tak akan mau melewatkan spot air terjun. Hanya 15 menit dari pintu masuk jika berjalan kaki.  "Fasilitas yang sering dikunjungi itu spot air terjun," ucapnya.

Untuk tiket masuk ke wisata ini, pengunjung hanya membayar Rp10 ribu per orang. Kutipan biaya itu dibuat untuk biaya perawatan lokasi wisata. 

2. Shacky House

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air TerjunnyaInstagram.com/@shackyhouse

Kata Made, Shacky House secara harafiah adalah gubuk kecil dari material kayu yang dibuat oleh tangan sendiri. Ya, berbahan material kayu lah, kafe yang dibuatnya menjadi salah satu fasilitas tambahan yang bisa ditemukan pengunjung jika berwisata ke Taman Eden 100.

Untuk saat ini, Shacky House hanya menyediakan olahan minuman saja dengan harga Rp10-Rp20 ribu. "Kafe ini akan beroperasi penuh sebagai restoran di bulan dua tahun 2022. Untuk saat ini hanya ada minuman saja," ucapnya. 

3. Kebun Jeruk

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air TerjunnyaInstagram.com/@shackyhouse

Aktivitas khas yang biasa dikunjungi di tempat wisata ini adalah memetik buah jeruk yang dapat  dilakukan juga di Taman Eden 100. Dulunya, ada kebun strobery, namun saat ini sudah diganti menjadi kebun jeruk.

"Jadi tidak ada fasilitas yang berkurang. Setiap tahun kita tambah fasilitas baru," ujar Made. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel yang Nyaman dan Murah di Kota Binjai

4. Camping

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air TerjunnyaInstagram.com/@shackyhouse

Camping atau berkemah menjadi salah satu kegiatan liburan favorit. Jika pengunjung ingin berkemah di Taman Eden 100, pengunjung bisa membawa peralatan menginap sendiri. Dengan membayar tiket Rp15 ribu per orang. 

Bila kurang puas dengan waktu sehari menikmati Taman Eden 100, pengunjung dapat menginap di lokasi homestay yang disediakan. Ada 2 homestay dan satu villa yang disediakan di sini. Untuk homestay, pengunjung membayar Rp300 ribu per malam. 

Taman Eden 100 juga merupakan taman konservasi tanaman langka satu-satunya di Sumatera Utara, sehingga banyak yang menjadikan tempat ini sebagai tempat penelitian flora.

5. Jam operasional 08.00-18.00 WIB setiap hari

Tarif Wisata Lengkap di Taman Eden 100, Ada Air TerjunnyaInstagram.com/@shackyhouse

Sejak adanya pandemik COVID-19, Taman Eden 100 mengalami dampak berkurangnya jumlah pengunjung. Bahkan, wisata ini juga sempat tutup. Namun kini sudah kembali buka dengan jam operasional 08.00-18.00 WIB setiap harinya. 

Jika pengunjung berasal dari Parapat, jarak Taman Eden 100 hanya sekitar 17 kilometer ke arah Balige. Namun, bila berangkat dari Medan, pengunjung dapat menempuh jalur darat dengan jarak tempuh 5-6 jam. Jika berasal dari bandara Silangit, pengunjung dapat menempuh jarak wisata dengan 2-3 jam. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Hotel untuk Kamu yang Berwisata di Langkat

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya