Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSMS Tumbangkan Gumarang 2-0, Eko Purdjianto Masih Soroti Finishing
Pelatih PSMS Eko Purdjianto (dok.PSMS)
  • PSMS Medan menutup uji coba pramusim dengan kemenangan 2-0 atas Gumarang FC, melengkapi tiga kemenangan beruntun jelang Piala Presiden Elite 2026 dan Liga 2 musim baru.
  • Pelatih Eko Purdjianto menyoroti penyelesaian akhir yang masih kurang efektif meski tim mampu menciptakan banyak peluang, menjadikannya fokus utama perbaikan sebelum kompetisi resmi dimulai.
  • Pemain yang sempat cedera mulai pulih dan kembali bermain, sementara chemistry serta pemahaman taktik tim terus meningkat meski kondisi fisik beberapa pemain masih perlu ditingkatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN TimesPSMS Medan menutup rangkaian uji coba pramusim dengan hasil sempurna. Ayam Kinantan mengalahkan Gumarang FC 2-0 di Stadion Mini Disporasu, Minggu (19/7/2026), sekaligus menyapu bersih tiga laga uji coba menjelang tampil di Piala Presiden Elite 2026 dan Liga 2 musim 2026/2027.

Sebelumnya, tim asuhan Eko Purdjianto membuka pramusim dengan kemenangan 3-0 atas Binjai City Sport Club, lalu berpesta gol saat menghajar Muspika FC 10-1. Hasil tersebut menjadi modal positif sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di turnamen resmi.

1. Gumarang FC memberi ujian berbeda bagi PSMS

Pelatih PSMS Eko Purdjianto dan M Zaki Abdillah (IDN Times/Doni Hermawan)

Berbeda dengan dua uji coba sebelumnya, pertandingan melawan Gumarang FC berlangsung lebih kompetitif. Tim lawan diperkuat sejumlah pemain yang memiliki pengalaman bermain di Liga 2, seperti Gozhali dan Yudha, sehingga mampu memberikan tekanan kepada PSMS sepanjang laga. Meski akhirnya menang dua gol tanpa balas, Ayam Kinantan harus bekerja lebih keras untuk membongkar pertahanan lawan.

Pelatih PSMS Eko Purdjianto mengatakan laga ini sengaja dimanfaatkan untuk mengembalikan menit bermain sejumlah pemain yang sebelumnya dibekap cedera ringan.

"Alhamdulillah, di uji coba ketiga ini beberapa pemain yang sebelumnya cedera sudah bisa bermain. Mereka mendapat porsi bermain yang sama, baik secara fisik maupun taktikal," ujar Eko.

2. Finishing masih menjadi pekerjaan rumah

Duel PSMS kontra Muspika FC di Stadion Min Pancing, Kamis (16/7/2026) (dok.PSMS)

Meski puas dengan hasil yang diraih, Eko mengakui timnya masih menyimpan pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir. Menurutnya, PSMS mampu menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan. Namun, efektivitas di depan gawang masih perlu ditingkatkan agar peluang yang tercipta tidak terbuang percuma.

"Masih banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Itu yang akan kami benahi. Kami masih punya waktu sebelum Piala Presiden dimulai," katanya.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu justru menilai kualitas permainan Gumarang FC memberikan manfaat besar bagi tim pelatih dalam mengevaluasi kelemahan skuadnya.

"Lawannya memberikan perlawanan yang bagus. Dari pertandingan ini kami bisa melihat bagian mana yang masih harus diperbaiki sebelum masuk ke kompetisi," ujarnya.

3. Pemain cedera mulai kembali, chemistry terus dibangun

Rayhan Utina (kanan), pemain baru PSMS Medan (official_psmsmedan)

Kabar baik lainnya datang dari kondisi skuad. Seluruh pemain yang sebelumnya mengalami cedera ringan, termasuk legiun asing Philerson, sudah mulai kembali merumput. Eko menilai pemahaman pemain terhadap pola menyerang, bertahan, hingga transisi permainan terus berkembang. Meski demikian, kondisi fisik beberapa pemain masih belum mencapai level terbaik sehingga menjadi fokus latihan dalam beberapa hari ke depan.

"Taktikal mulai dipahami pemain. Chemistry juga sudah mulai terbentuk, tetapi kondisi fisik masih harus ditingkatkan," katanya.

Setelah menuntaskan seluruh agenda uji coba, PSMS dijadwalkan menjalani sesi pemulihan sebelum memasuki fase akhir persiapan menuju Piala Presiden Elite 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article