Laga Pembuka, PSPS Pekanbaru Takluk di Markas PSIS Semarang

- PSPS Pekanbaru kalah 1-2 dari PSIS Semarang pada laga pembuka Liga Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Jumat malam.
- PSIS unggul lewat Akbar Arjunsyah menit ke-26, disamakan Antonio Gamaroni pada injury time babak pertama, lalu Lorensius Sabda memastikan kemenangan menit ke-72.
- Pelatih PSPS Akhyar Ilyas menyebut kesalahan kecil menjadi penyebab kekalahan dan menjadikannya bahan evaluasi jelang laga berikutnya di Pekanbaru.
Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru menelan kekalahan perdananya dalam laga pembuka Liga Championship musim 2026/2027, Jumat (11/9/2026) malam. Bermain di markas PSIS Semarang, Stadion Jatidiri, PSPS akhirnya tunduk dengan skor 2-1.
Dalam laga itu, dua gol PSIS dicetak oleh Akbar Arjunsyah dan Lorensius Sabda. Sedang PSPS, gol tunggalnya tercipta dari kaki pemain asingnya, Antonio Gamaroni.
Berikut ini susunan pemain kedua tim.
PSIS Semarang
Pelatih: Widodo Cahyono Putro
M Rizky Darmawan (Kiper), Dery Antony Corfe, Jonathan Ezequiel Bustos, M Abduh Lestaluhu, M Akbar Arjunsyah, Fitra Ridwan, Krisna Sulistia, Komang Tri Arta (Kapten), Amirul Amin, Rafael de Sa Rodriguez, Andy Setyo Nugroho
PSPS Pekanbaru
Pelatih: Akhyar Ilyas
Dicky Agung S (Kiper), Misbakus Solihin, Luiz Henrique S Motta, Muhammad Revan, Matheus Henrique Machado De Santana, Antonio Augusto Gamaroni, M Ikhsan Kusuma, M Reza, Asir Aziz, Alfin Tuasalamony (Kapten), Dimas Wicaksono P Rahman.
1. Babak pertama bermain imbang

Pemain PSPS Pekanbaru Antonio Gamaroni saat selebrasi usai mencetak gol penyeimbang di babak pertama (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru) Dalam duel yang dimulai pada pukul 19.00 WIB itu, PSIS langsung bermain agresif menekan PSPS. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu, terlihat beberapa kali menusuk pertahanan Askar Bertuah.
PSPS yang mendapat tekanan, berusaha membangun serangan melalui sejumlah skema. Peluang sempat diperoleh Asir Azis pada menit ke-10. Namun, tendangannya masih melebar di atas gawang PSIS.
Dua menit berselang, giliran Matheus Machado yang mencoba peruntungan. Tendangan pemain PSPS asal Brazil tersebut masih mampu ditepis penjaga gawang PSIS.
PSIS kembali membangun serangan demi serangan. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit ke-26. Berawal dari bola yang ditepis kiper PSPS Dicky kemudian jatuh di area berbahaya.
Pemain PSIS Akbar, memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Ia berhasil menyundul bola ke arah gawang PSPS dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal satu gol, PSPS langsung merespons untuk membalas. Sejumlah umpan terobosan mulai dilancarkan demi membongkar pertahanan PSIS. Namun, beberapa peluang yang tercipta masih mampu diamankan penjaga gawang PSIS.
Memasuki akhir babak pertama, PSPS meningkatkan tekanan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45+2.
Dimana, crossing M Reza dari sisi lapangan, berhasil mengarahkan bola ke depan gawang PSIS. Antonio Gamaroni kemudian memenangkan duel udara dan menyundul bola ke gawang tuan rumah.
Sundulan Gamaroni tersebut tidak mampu dibendung penjaga gawang PSIS. Skor pun berubah menjadi 1-1 hingga turun minum babak pertama.
2. Babak kedua, PSIS kunci kemenangan

Pemain PSIS Semarang Lorensius Sabda saat selebrasi usai mencetak gol dan mengunci kemenangan (IDN Times/ IG psisfcofficial) Memasuki babak kedua, PSPS bermain lebih agresif dan berani. Anak asuh Akhyar Ilyas meningkatkan tekanan dan mencoba mengambil inisiatif serangan untuk mengejar memperoleh kemenangan.
Peluang sempat diperoleh PSPS pada awal babak kedua. Serangan cepat yang dibangun pemain PSPS pada menit ke-50 hampir saja membuahkan hasil. Namun, peluang tersebut belum mampu menjadikannya sebuah gol.
Tekanan PSPS terus berlanjut. Pada menit ke-60, pemain PSPS kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Reza yang dipercaya mengambil eksekusi, melepaskan tembakan terarah. Namun, bola masih mampu ditepis kiper PSIS.
Anak asuh Widodo kemudian merespons dengan meningkatkan serangan. Memasuki menit ke-66, serangan bertubi-tubi dilancarkan tuan rumah ke pertahanan PSPS. Meski demikian, PSPS juga terus berupaya membangun serangan dari lini tengah untuk mencari celah di pertahanan PSIS.
PSPS akhirnya kebobolan di ke-72 lewat tendangan terukur dari pemain PSIS Lorensius. Gol tersebut berawal dari umpan yang diberikan Corfe. Lorensius kemudian melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang PSPS yang gagal dijangkau penjaga gawang. PSIS pun kembali unggul 2-1.
Tertinggal satu gol, PSPS tidak mengendurkan tekanan. Skuad Askar Bertuah terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sementara itu, PSIS juga bermain lebih disiplin untuk mempertahankan keunggulan.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, kedua tim masih terlibat dalam jual beli serangan. PSIS beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan PSPS. Namun, PSPS juga terus memberikan perlawanan dengan melancarkan serangan demi serangan.
Peluang kembali diperoleh PSPS pada menit ke-87. Vieri Donny mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang PSIS. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang tuan rumah.
Wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit. Dalam masa injury time, PSPS meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol penyama.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan PSPS ke pertahanan PSIS. Namun, hingga pertandingan berakhir, PSPS gagal mencetak gol penyeimbang. Skor berakhir dengan 2-1 untuk kemenangan PSIS.
3. Akhyar Ilyas: hasil ini jadi bahan evaluasi kami

Akhyar Ilyas, pelatih kepala PSPS Pekanbaru untuk kompetisi musim 2026/2027 (IDN Times/ IG akhyar_ilyas) Usai pertandingan, pelatih PSPS Akhyar Ilyas menilai, secara keseluruhan laga pembuka tersebut cukup menarik. Dimana, PSPS dan PSIS saling berbalas serang menyerang.
Menurutnya, kekalahan timnya dikarenakan kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan anak asuhnya. Meskipun begitu, Akhyar tidak mau ambil pusing.
"Hasil ini menjadi bahan evaluasi kami untuk pertandingan kedepannya," ujar Akhyar.
Sama halnya dengan Akhyar, pemain PSPS Vieri Donny mengatakan, timnya akan bangkit untuk pertandingan selanjutnya yang akan berlangsung di Stadion Kharuddin Nasution, Kota Pekanbaru.
"Pertandingan hari ini cukup menarik, tapi akhirnya kami kalah. Semoga pertandingan selanjutnya di kandang kami bisa bangkit dan menang," katanya.















