Selain laga uji coba, kegiatan yang digelar pada Minggu malam tersebut juga turut memperkenalkan para pemain sekaligus jersey Persiraja musim 2026-2027.
Nyaris Kalah di Kandang saat Uji Coba, Persiraja Evaluasi Finishing

- Persiraja Banda Aceh menang 2-1 atas Rans Nusantara FC dalam uji coba di Stadion Harapan Bangsa setelah tertinggal, berkat gol Muhammad Fazri menit ke-75 dan Chaves menit ke-86.
- Pelatih Jaya Hartono menilai kemenangan belum sempurna dan akan mengevaluasi efektivitas finishing gelandang, sayap, serta striker sebelum menghadapi Semen Padang di Championship Indonesia 2026-2027.
- Madilesa ditarik usai babak pertama karena masalah fisik tanpa dislokasi dan diperkirakan pulih dalam satu-dua hari; Chaves diganti demi menghindari risiko setelah mengalami kondisi seperti tersedak.
Banda Aceh, IDN Times - Persiraja Banda Aceh nyaris kalah dari Rans Nusantara FC dalam laga uji coba di Stadion Harapan Bangsa, kota setempat, pada Minggu (6/9/2026) malam. Gol Martin Nicolas Chaves Garcia di menit ke-86 membawa Laskar Rencong menang 2-1.
1. Persiraja comeback

Pemain Rans Nusantara FC berselebrasi usai mencetak gol. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times) Meski laga uji coba, akan tetapi pertandingan yang berjalan di bawah guyuran hujan ini tampak tegang. Antara kedua tim berupaya saling memperlihatkan gaya permainan terbaik.
Persiraja yang bermain di depan publik sempat memiliki beberapa peluang melalui Traore Djakaridja. Namun sayangnya, penyerang asing mereka hanya menciptakan peluang dan belum mampu memberikan gol.
Malah, Laskar Rencong harus lebih dulu kebobolan dari Rans melalui Jan Martin Hoel di menit ke-36. Tandukan penyerang asal Norwegia tersebut tak mampu dihalau penjaga gawang Persiraja, Andriyas Francisco.
Gol Jan Martin tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di babak pertama. Selebihnya, masing-masing tim hanya saling mengancam pertahanan dan gawang lawan.
Memasuki babak kedua, Jaya Hartono merotasi sejumlah pemain. Rotasi ini tampaknya berdampak positif bagi Laskar Rencong. Terbukti, dua gol tercipta di paruh babak kedua, yakni menit ke-75 dan menit ke-86.
Gol tembakan roket dari luar kotak penalti yang dilepaskan Muhammad Fazri tak mampu dibendung oleh Andrika Fathir Rachman. Lalu gol kedua, lagi-lagi penjaga gawang berusia 20 tahun itu tak bisa menghentikan tendangan bebas Chaves.
Skor 2-1 ini tidak berubah hingga pertandingan berakhir untuk kemenangan tim tuan rumah, Persiraja.
2. Jaya Hartono soroti finishing Persiraja

Jaya Hartono kembali latih Persiraja Banda Aceh. (Dokumentasi Media Ofisial Persiraja Banda Aceh) Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya setelah mengalahkan RANS Nusantara FC dalam laga uji coba di Stadion Harapan Bangsa, Ahad malam, 6 Agustus 2026.
Meski meraih kemenangan 2-1, Jaya Hartono menilai permainan Persiraja masih belum sempurna. Sejumlah momen dalam pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum Laskar Rencong menghadapi kompetisi Championship Indonesia 2026-2027.
“Ya, ada beberapa momen yang harus kita evaluasi, yang harus kita perbaiki. Tentunya walaupun menang hari ini, itu belum sempurna,” kata Jaya Hartono seusai pertandingan.
Menurut Jaya, evaluasi tersebut penting dilakukan mengingat Persiraja akan menghadapi lawan yang cukup berat pada laga perdana kompetisi, yakni Semen Padang.
“Apalagi nanti lawan kita di awal kompetisi ini cukup berat, yaitu Semen Padang, yang bermaterikan mantan-mantan pemain Liga 1 maupun Timnas. Nah, itu kita harus hati-hati,” ujarnya.
Jaya mengatakan hasil evaluasi dari laga melawan RANS Nusantara akan menjadi bahan pembenahan tim dalam persiapan menuju pertandingan perdana.
“Evaluasi dari pertandingan hari ini akan kita lakukan di minggu-minggu ini sebelum kita main lawan Semen Padang,” katanya.
Selain itu, Jaya secara khusus menyoroti aspek finishing atau penyelesaian akhir. Menurutnya, Persiraja masih perlu meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang yang diperoleh.
“Ya, mungkin kita perlu koreksi lagi nanti masalah finishing pemain, terutama gelandang, sayap, maupun dari striker,” imbuhnya.
3. Ungkap kondisi Madilesa dan alasan tarik keluar Chaves

Pemain Persiraja Banda Aceh berselebrasi usai mencetak gol. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times) Sehubungan dengan itu, Jaya Hartono, turut mengungkapkan alasan menarik keluar Azyah Nur Faizin Madilesa setelah babak pertama dan mengganti Chaves Garcia Martin Nicolas pada menit ke-88 saat menghadapi RANS Nusantara FC.
Dia menyampaikan, Madilesa tidak melanjutkan pertandingan setelah mengalami masalah pada bagian tubuhnya.
Namun demikian, kondisi Madilesa tidak terlalu mengkhawatirkan. Ia menyebut tidak ditemukan adanya dislokasi dan pemain tersebut diperkirakan dapat kembali dalam beberapa hari.
“Madilesa, saya rasa tidak terlalu parah karena tidak ada dislokasi di sana. Mungkin dia hanya perlu perawatan sedikit. Mungkin dalam satu dua hari dia bisa kembali lagi,” kata Jaya Hartono.
Sementara itu, alasan Jaya Hartono menarik Chaves yang baru dimainkan pada babak kedua usai gelandang serang Laskar Rencong tersebut mengalami kondisi yang membuat tim pelatih khawatir.
“Kita tidak tahu, tahu-tahu dia seperti tersedak atau bagaimana. Ya, ini kan hanya uji coba. Kita tidak berani memaksakan dia terus,” ujar Jaya Hartono.
Menurut Jaya, meski Chaves masih ingin melanjutkan pertandingan, tim pelatih memilih menariknya keluar demi menghindari risiko yang lebih serius.
“Walaupun dia minta main, kita tidak bisa. Karena kita takut nanti ada apa-apa di menit-menit selanjutnya. Maka kita tarik langsung dia,” pungkasnya.















