Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benny Tomasoa Siap Ramaikan Bursa Ketua PSSI Sumut

Kota Medan
3 min read
Benny Tomasoa Siap Ramaikan Bursa Ketua PSSI Sumut
Presiden Pelita Medan Soccer, Benny Tomasoa (IDN Times/Doni Hermawan)
  • Benny Tomasoa, pemilik klub Liga 4 Sumut, menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum PSSI Sumut setelah mendapat dukungan tokoh sepak bola, pemilik klub, dan pegiat olahraga.
  • Ia mengusung kolaborasi lintas elemen, pembinaan usia dini berjenjang, penguatan klub, serta kompetisi rutin dan berkualitas untuk membuka peluang perkembangan talenta muda Sumut.
  • Benny juga menekankan tata kelola PSSI Sumut yang terbuka; mantan manajer PSMS ini pernah maju sebagai calon wakil ketua umum pada Kongres PSSI Sumut 2022.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Bursa calon Ketua Umum PSSI Sumatera Utara mulai diramaikan sejumlah nama. Salah satunya Benny Tomasoa, pemilik salah satu klub yang berlaga di Liga 4 Sumut.

Benny menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PSSI Sumut. Keputusan tersebut, menurutnya, tidak semata-mata datang dari keinginan pribadi, tetapi juga setelah mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola, pemilik klub, dan pegiat olahraga.

“Saya menyatakan siap untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI Sumatera Utara. Keinginan ini juga muncul karena adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh sepak bola, sejumlah pemilik klub, dan para pegiat olahraga," ujar Benny, Selasa (22/9/2026).

Diketahui saat ini PSSI Sumut belum memiliki ketua umum defenitif. Sejak meninggalnya Kodrat Shah, pucuk pimpinan diisi Arya Sinulingga yang berstatus Plt sejak Maret 2024 lalu.

  1. 1. Benny Ingin Perkuat Pembinaan Sepak Bola Sumut

    Presiden Pelita Medan Soccer, Benny Tomasoa (Dok.Istimewa)
    Presiden Pelita Medan Soccer, Benny Tomasoa (Dok.Istimewa)

    Dukungan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Benny untuk ikut dalam kontestasi kepemimpinan organisasi sepak bola Sumatera Utara.

    “Dukungan yang diberikan tentu menjadi motivasi bagi saya. Ini bukan semata-mata keinginan pribadi, tetapi ada dorongan dari berbagai kalangan yang menginginkan adanya kontribusi untuk kemajuan sepak bola Sumatera Utara,” katanya.

    Benny membawa gagasan membangun sepak bola Sumut melalui kolaborasi dan pembinaan yang berjenjang. Pengalaman sebagai pemilik klub di kompetisi Liga 4 menjadi salah satu konteks yang ia bawa dalam pencalonannya.

    Menurut Benny, kemajuan sepak bola Sumatera Utara tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak. PSSI, klub, pemain, pelatih, wasit, pembina, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai elemen sepak bola perlu memiliki ruang untuk berkolaborasi.

    “Visi saya adalah membangun sepak bola Sumatera Utara dengan semangat kebersamaan. Kita ingin menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat, mulai dari pembinaan usia dini, penguatan klub, peningkatan kualitas kompetisi, hingga membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain-pemain muda Sumut untuk berkembang dan berprestasi,” ujar Benny.

    Ia menilai pembinaan pemain muda menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan. Selain pembinaan, kompetisi yang teratur dan berkualitas dinilai penting agar klub-klub di Sumut memiliki ruang untuk berkembang dan melahirkan talenta baru.

    “Sepak bola Sumut harus menjadi rumah bersama. Tidak boleh ada sekat antara klub, pemain, mantan pemain, pelatih, wasit, dan para pegiat sepak bola. Semua harus duduk bersama, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama untuk mengangkat prestasi sepak bola Sumatera Utara,” katanya.

  2. 2. Soroti tata kelola organisasi

    Presiden Klub Pelita Medan Soccer Benny Tomasoa memberi motivasi kepada skuat (IDN Times/Doni Hermawan)
    Presiden Klub Pelita Medan Soccer Benny Tomasoa memberi motivasi kepada skuat (IDN Times/Doni Hermawan)

    Tak hanya soal pembinaan dan kompetisi, Benny juga menyoroti tata kelola organisasi. Ia ingin komunikasi antara PSSI Sumut dengan klub serta para pemilik suara berjalan lebih terbuka.

    “Yang paling penting adalah bagaimana kita bekerja bersama. Saya ingin membangun PSSI Sumut dengan semangat kolaborasi, mendengar masukan dari seluruh stakeholder, dan menjalankan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan sepak bola Sumatera Utara,” tegasnya.

    Benny memastikan siap mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai mekanisme organisasi PSSI. Kontestasi Ketua Umum PSSI Sumut nantinya akan ditentukan melalui mekanisme organisasi dan dukungan para pemilik suara sesuai ketentuan yang berlaku.

  3. 3. Pernah maju sebagai calon Wakil Ketua Umum

    Presiden Pelita Medan Soccer, Benny Tomasoa (IDN Times/Doni Hermawan)
    Presiden Pelita Medan Soccer, Benny Tomasoa (IDN Times/Doni Hermawan)

    Benny sebelumnya pernah juga ikut kontestasi pemilihan Ketua Asprov PSSI Sumut.Mantan Manajer PSMS 2010-2012 ini mendaftar pada Kongres PSSI Sumut 2022 lalu. Pada akhirnya Benny maju sebagai calon wakil ketua umum berduet dengan Manajer PSMS saat itu Mulyadi Simatupang. Namun keduanya tak terpilih karena saat itu Kodrat Shah yang memenangkan pertarungan.

    Benny sebelumnya menjadi manajer PSMS musim 2010 hingga 2012.  Kemudian pria berdarah Ambon itu sempat menjadi pengurus Askot PSSI Medan. Lama tak terlihat, Benny Tomasoa kembali ke dunia sepak bola dengan mengakuisisi Medan Soccer menjadi Pelita Medan Soccer. Dia membentuk tim berjenjang, mulai dari SSB, junior hingga ke senior. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More