Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Liga 4 Sumut: Grup C Ketat, 4 Tim Start dengan Raihan 1 Poin

Liga 4 Sumut: Grup C Ketat, 4 Tim Start dengan Raihan 1 Poin
Duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United di Stadion Unimed pada laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut, Jumat (27/3/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)
Intinya Sih
  • Empat tim di Grup C Liga 4 Sumut sama-sama meraih satu poin setelah dua laga pembuka berakhir imbang di Stadion Unimed, menandakan persaingan awal yang sangat ketat.
  • Laga Muspika FC kontra Tanjungbalai United berlangsung panas dan seimbang, dengan kedua tim saling balas gol hingga skor akhir 2-2 disertai tensi tinggi di lapangan.
  • Pelatih kedua tim menilai kekuatan peserta Liga 4 cukup merata; Tanjungbalai United tampil dengan skuad baru hampir 50 persen dan fokus adaptasi untuk laga berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times- Persaingan ketat Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sumatra Utara tergambar pada dua laga pembukanya di Stadion Unimed, Jumat (27/3/2026). Payabakung United ditahan imbang Satria Muda FC 1-1. Sementara Muspika FC harus puas dengan skor imbang kontra Tanjungbalai United 2-2.

Hasil ini membuat 4 tim meraih satu poin pada pekan perdana ini.

1. Tensi tinggi duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United

Duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United di Stadion Unimed pada laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut, Jumat (27/3/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)
Duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United di Stadion Unimed pada laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut, Jumat (27/3/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)

Seperti duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United. Kedua tim menyajikan pertarungan yang ngotot dan seimbang. Laga berjalan 15 menit, Tanjungbalai United membuka keunggulan lewat aksi Muhammad Reza.

Muspika FC merespon dengan permainan agresif. Hasilnya pelanggaran di kotak penalti Tanjungbalai United pada menit ke-30 berbuah keuntungan untuk Muspika FC. Eksekusi Robert Simatupang menyamakan skor menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, jual beli serangan tak terelakkan. Kedua tim sama-sama menerapkan permainan cepat. Muspika berbalik unggul pada menit ke-55 lewat sepakan Ilham Arifin Piliang.

Namun hanya butuh semenit bagi Tanjungbalai United menyamakan skor. Reza mencatat brace setelah tendangannya tak mampu dihalau Farhan, kiper Muspika FC.

Di sisa waktu, masing-masing tim membuat peluang emas. Salah satunya aksi Rifki yang masih mampu dihalau kiper Muspika. Begitu juga peluang Robert Simatupang di kotak penalti. Laga juga berlangsung dalam tensi tinggi hingga kedua tim sempat bersitegang usai peluit panjang ditiupkan wasit.

2. Kekuatan tim merata

Duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United di Stadion Unimed pada laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut, Jumat (27/3/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)
Duel Muspika FC kontra Tanjungbalai United di Stadion Unimed pada laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut, Jumat (27/3/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)

Pelatih Muspika FC Argubi mengatakan, permainan kedua tim berimbang. Diakuinya timnya "Saya kira cukup berimbang, pemain tensi tinggi. Ada beberapa keputusan wasit yang kurang pas, tapi mau bagaimana lagi, hasil pertandingan harus kami terima," kata Argubi.

Untuk selanjutnya mereka akan menghadapi Pelita Medan Soccer, Minggu (29/3/2026), ia akan melakukan evaluasi. Beberapa kelemahan sudah dikantongi. "Di liga 4 ini merata mungkin. Kami tidak ada target. Bisa lolos grup Alhamdulillah," ucap Argubi.

3. Skuat Tanjungbalai United berubah hampir 50 persen

Duel Payabakung United kontra Satria Muda di Stadion Unimed, Jumat (27/3/2026) (dok.Liga 4 Sumut)
Duel Payabakung United kontra Satria Muda di Stadion Unimed, Jumat (27/3/2026) (dok.Liga 4 Sumut)

Sementara Pelatih Tanjungbalai United Taufik Sirait mengatakan laga perdana selalu menyulitkan. Timnya butuh beradaptasi dengan kondisi lapangan dan pertandingan.

"Pertama selalu berat. Persiapannya sebelum puasa. Anak-anak bermain allout cukup bagus. Ada kelemahan-kelemahan mendasar yang perlu kita perbaiki ke depannya," kata Taufik.

Sempat tertinggal 1-2, Taufik menilai skuatnya punya motivasi tinggi untuk meraih poin. Diketahui tahun lalu Tanjungbalai United sukses menembus 6 besar. "Materi pemain lokal, 12 orang dari anak-anak Soeratin. Hampir 50 persen tapi banyak lokal. Untuk target tahun ini kami jalani saja dulu, pertama lolos grup dulu, baru berkelanjutan," ucapnya.

Selanjutnya Tanjungbalai United akan menghadapi Payabakung United yang juga meraih hasil imbang kontra Satria Muda. Mengandalkan duet Sanzai Hutajulu dan Rosicky Davassa, Payabakung tampil agresif sejak awal. Menit ke-23, Rosicky membuka keunggulan Payabangkung United. Satria Muda baru mampu membalas lewat gol Fadli Imansyah pada enit ke-72.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More