Duel Paya Bakung United kontra Pelita Medan Soccer pada lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sumut (dok.Liga 4 Sumut)
Pelatih Paya Bakung United, Sakti Yasin Nasution, mengakui timnya sempat mengalami kendala di babak pertama, terutama dalam hal suplai bola ke lini depan.
“Dari awal kita sebenarnya unggul dalam permainan, tapi koordinasi di depan kurang, tidak ada suplai bola ke striker. Itu yang paling terlihat di babak pertama,” ujarnya.
Ia menyebut perubahan strategi saat jeda menjadi kunci kebangkitan tim, meski ada catatan terkait fokus pemain di penghujung laga.
“Babak kedua kita coba perbaiki dan hasilnya ada. Tapi di menit akhir saat sudah unggul, pemain mulai merasa nyaman. Itu yang berbahaya, bisa jadi karena kelelahan juga,” tambahnya.
Meski berada di posisi teratas, Sakti menegaskan timnya belum boleh puas. Ambisi untuk menyapu bersih laga tersisa demi mengunci status juara grup tetap menjadi target utama.
“Tidak ada istilah bermain aman. Walaupun sudah tujuh poin, kita harus tetap fight. Target kita jelas, juara grup,” tegasnya.