Pemain PSIS Semarang Lorensius Sabda saat selebrasi usai mencetak gol dan mengunci kemenangan (IDN Times/ IG psisfcofficial)
Memasuki babak kedua, PSPS bermain lebih agresif dan berani. Anak asuh Akhyar Ilyas meningkatkan tekanan dan mencoba mengambil inisiatif serangan untuk mengejar memperoleh kemenangan.
Peluang sempat diperoleh PSPS pada awal babak kedua. Serangan cepat yang dibangun pemain PSPS pada menit ke-50 hampir saja membuahkan hasil. Namun, peluang tersebut belum mampu menjadikannya sebuah gol.
Tekanan PSPS terus berlanjut. Pada menit ke-60, pemain PSPS kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Reza yang dipercaya mengambil eksekusi, melepaskan tembakan terarah. Namun, bola masih mampu ditepis kiper PSIS.
Anak asuh Widodo kemudian merespons dengan meningkatkan serangan. Memasuki menit ke-66, serangan bertubi-tubi dilancarkan tuan rumah ke pertahanan PSPS. Meski demikian, PSPS juga terus berupaya membangun serangan dari lini tengah untuk mencari celah di pertahanan PSIS.
PSPS akhirnya kebobolan di ke-72 lewat tendangan terukur dari pemain PSIS Lorensius. Gol tersebut berawal dari umpan yang diberikan Corfe. Lorensius kemudian melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang PSPS yang gagal dijangkau penjaga gawang. PSIS pun kembali unggul 2-1.
Tertinggal satu gol, PSPS tidak mengendurkan tekanan. Skuad Askar Bertuah terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sementara itu, PSIS juga bermain lebih disiplin untuk mempertahankan keunggulan.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, kedua tim masih terlibat dalam jual beli serangan. PSIS beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan PSPS. Namun, PSPS juga terus memberikan perlawanan dengan melancarkan serangan demi serangan.
Peluang kembali diperoleh PSPS pada menit ke-87. Vieri Donny mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang PSIS. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang tuan rumah.
Wasit memberikan tambahan waktu selama lima menit. Dalam masa injury time, PSPS meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol penyama.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan PSPS ke pertahanan PSIS. Namun, hingga pertandingan berakhir, PSPS gagal mencetak gol penyeimbang. Skor berakhir dengan 2-1 untuk kemenangan PSIS.