Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kongres PSSI Sumut Sesuai Statuta, Ini Arah Baru Sepak Bola Daerah

PSSI Provinsi Sumatera Utara menuntaskan Kongres Biasa Tahunan yang digelar di Aula KONI Sumut, Kamis (15/1/2026) sore. Kongres ini menegaskan arah baru pengelolaan sepak bola Sumut
Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga (dok.PSSI Sumut)
Intinya sih...
  • PSSI Sumut menegaskan arah baru pengelolaan sepak bola Sumut
  • Perubahan nomenklatur dari Asprov menjadi PSSI Provinsi Sumatera Utara
  • PSSI Sumut memasukkan Liga Mini Soccer 7v7 ke dalam program resmi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- PSSI Provinsi Sumatera Utara menuntaskan Kongres Biasa Tahunan yang digelar di Aula KONI Sumut, Kamis (15/1/2026) sore. Kongres ini menegaskan arah baru pengelolaan sepak bola Sumut yang menitikberatkan pada konsolidasi organisasi, penataan kompetisi, dan penguatan sumber daya manusia sesuai statuta PSSI.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Sumut, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa periode 2024–2026 menjadi fase penting untuk membangun fondasi sepak bola daerah yang lebih profesional dan berkelanjutan.

“Fokus kami adalah membangun ekosistem. Dari pelatih, wasit, pemain, hingga tata kelola organisasi harus diperkuat secara paralel,” ujar Arya di hadapan peserta kongres.

1. Perubahan nomenklatur tak lagi bernama Asprov

Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga (dok.PSSI Sumut)
Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga (dok.PSSI Sumut)

Ia memaparkan, dalam dua tahun terakhir PSSI Sumut berhasil meningkatkan kualitas SDM secara signifikan. Jika sebelumnya hanya memiliki satu instruktur kepelatihan, kini Sumatera Utara telah memiliki 13 coach educator. Dari sisi prestasi, mayoritas pemain PON 2024 asal Sumut kini telah berkiprah di level profesional. Sementara di bidang perwasitan, PSSI Sumut telah melahirkan 183 wasit berlisensi C1, C2, dan C3.

Pengembangan sepak bola putri juga tetap menjadi agenda, ditandai dengan keberlanjutan Piala Pertiwi sebagai program resmi, serta pelaksanaan pendidikan Match Commissioner sebagai bagian dari pembenahan kompetisi.

Dalam kongres tersebut, Arya juga menjelaskan penyesuaian statuta organisasi, termasuk perubahan nomenklatur dari Asprov menjadi PSSI Provinsi Sumatera Utara.

“Ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi penegasan struktur organisasi agar lebih selaras dengan statuta PSSI pusat. Ke depan, ketua PSSI Sumut terpilih akan memiliki kewenangan memilih ketua Askab dan Askot,” jelasnya.

2 Agenda rutin pendidikan kepelatihan dan perwasitan.

Plt Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga dan Technical Delegate meninjau venue GOR Futsal Dispora Sumut, Senin (12/8/2024) (IDN Times/Doni Hermawan)
Plt Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga dan Technical Delegate meninjau venue GOR Futsal Dispora Sumut, Senin (12/8/2024) (IDN Times/Doni Hermawan)

Pada sektor kompetisi, PSSI Sumut menegaskan posisinya sebagai regulator. Pelaksanaan teknis kompetisi akan diserahkan kepada operator khusus, termasuk untuk Liga 4 yang direncanakan mengakomodasi klub-klub berbasis instansi.

Untuk menjaga kesinambungan pembinaan, PSSI Sumut telah menyusun agenda rutin pendidikan kepelatihan dan perwasitan. Kursus lisensi D dijadwalkan setiap dua bulan, lisensi C empat bulan sekali, dan lisensi B setahun sekali. Sementara kursus wasit C3 digelar dua bulan sekali, C2 empat bulan sekali, dan C1 satu kali dalam setahun. Kursus pelatih kiper level 1 dan 2 juga masuk dalam agenda.

3. Liga Mini Soccer 7v7 masuk ke dalam program resmi

IMG-20250623-WA0049.jpg
Duel MSJC vs WIB FC di Final Mini Soccer Jurnalis Championship Piala Gubernur Sumut (dok.MSJC)

Selain itu, PSSI Sumut memasukkan Liga Mini Soccer 7v7 ke dalam program resmi, yang akan digelar berjenjang dari kabupaten/kota hingga provinsi. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi ruang kompetitif bagi pemain usia 18 tahun ke atas.

Dalam kongres tersebut, PSSI Sumut juga mengesahkan lima klub baru sebagai calon anggota, yakni Satria Muda FC Sergai, Serdang Bedagai Jaya, Binjai City, Efarina United Simalungun, dan Sejati Jaya Sergai. Sebaliknya, sebanyak 23 klub diberhentikan dari keanggotaan karena dinilai tidak aktif.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

PSMS Medan Siap Tempur di Banda Aceh, Incar Poin dari Persiraja

17 Jan 2026, 19:30 WIBSport