Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ini 4 Pelatih Asing yang Debut di Liga 1 2024/2025

Kota Medan
Ini 4 Pelatih Asing yang Debut di Liga 1 2024/2025
Carlos Pena saat menandatangani kerjasama dengan Persija Jakarta. (instagram.com/carlosgnzpe)
Share Article

Tak hanya pemain asing, beberapa tim peserta Liga 1 Indonesia 2024/2025 masih mempercayakan posisi pelatih kepada pelatih asing. Tentunya dengan tujuan, para pelatih asing ini bisa meningkatkan performa timnya. Total, ada 14 klub yang menggunakan pelatih asing di Liga 1 2024/2025.

Dari 14 pelatih asing tersebut, ada empat pelatih yang akan melakukan debut di kasta tertinggi sepak bola tanah air ini. Siapa saja mereka? Berikut daftar pelatih asing yang debut di Liga 1 2024/2025.

  1. 1. Juan Esnaider, mantan pemain Real Madrid

    Juan Esnaider saat sesi latihan bersama PSBS Biak. (instagram.com/psbsofficial)
    Juan Esnaider saat sesi latihan bersama PSBS Biak. (instagram.com/psbsofficial)

    Tim promosi Liga 1 2024/2025 asal Papua, PSBS Biak menggaet Juan Esnaider menjadi pelatihnya. Pelatih asing asal Argentina ini sebelumnya menangani Renofa Yamaguchi yang bermain di kasta kedua kompetisi sepak bola Jepang. Juan Esnaider dikontrak manajemen PSBS Biak selama dua tahun hingga 2026.

    Saat berkarier sebagai pemain sepak bola, Juan Esnaider tercatat pernah memperkuat klub-klub besar Eropa. Ia pernah bermain bersama Real Madrid, Atletico Madrid, Real Zaragosa, FC Porto, hingga Juventus. Catatan ini, tentunya menjadi pertimbangan PSBS Biak merekrut pelatih berusia 51 tahun ini.

    Sayangnya, dirinya belum mampu mengangkat performa klub berjuluk Badai Pasifik ini. Dalam tiga pertandingan, PSBS Biak belum mendapatkan poin hasil dari tiga kekalahan. Kekalahan pertama saat menghadapi Persib Bandung. PSBS Biak harus takluk dari tuan rumah dengan skor telak 1-4.

    Kekalahan kedua saat menghadapi PSM Makassar dengan skor 1-2. Pekan ketiga, PSBS kembali harus menelan kekalahan. Beto Goncalves harus takluk dari PSIS Semaarang dengan skor tipis 0-1.

  2. 2. Joel Cornelli bawa Arema FC juara Piala Presiden 2024

    Joel Cornelli saat melatih di Arema FC. (instagram.com/aremafcofficial)
    Joel Cornelli saat melatih di Arema FC. (instagram.com/aremafcofficial)

    Arema FC hampir saja degradasi pada Liga 1 2024/2025. Mereka hanya selisih tiga poin dari RANS Nusantara. Untuk mengangkat posisi Singo Edan musim ini, mereka mendatangkan pelatih asal Brasil, Joel Cornelli.

    Joel Cornelli langsung mendapatkan kesempatan menangani Arema FC di Piala Presiden 2024. Pelatih berusia 57 tahun ini terbilang cukup sukses di kompetisi pra musim ini. Ia berhasil membawa Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2024.

    Namun, kesuksesannya di Piala Presiden 2024 belum terlihat saat berlaga di Liga 1 2024/2025. Arema FC hanya mampu mengkoleksi dua poin, hasil dari dua kali seri saat menghadapi Persib Bandung (1-1) dan Dewa United (0-0). Serta, satu kekalahan dari Borneo FC dengan skor 0-2. Selain itu, produktivitas Arema FC terbilang kurang bagus. Mereka hanya mampu mencetak satu gol dari tiga pertandingan.

  3. 3. Carlos Pena mampu menjaga Persija dari kekalahan di tiga laga pertama

    Carlos Pena saat menandatangani kerjasama dengan Persija Jakarta. (instagram.com/carlosgnzpe)
    Carlos Pena saat menandatangani kerjasama dengan Persija Jakarta. (instagram.com/carlosgnzpe)

    Persija menghentikan kerjasama dengan Thomas Doll. Manajemen Macan Kemayoran lebih memilih untuk menggunakan pelatih asing baru, Carlos Pena. Pelatih asal Spanyol ini direkrut dari klub Thailand, Ratchaburi FC.

    Catatannya bersama Ratchaburi FC kurang bersinar. Carlos Pena hanya mampu membawa mantan klubnya tersebut bertengger di posisi keenam musim lalu. Ia hanya mampu meraih 11 kali menang, 13 kali kalah, dan enam kali seri, dengan total poin 39.

    Carlos Pena berhasil memberikan hasil positif bagi Persija di tiga pertandingan awal Liga 1 2024/2025. Persija menjadi satu di antara tim yang belum pernah kalah dalam tiga laga. Macan Kemayoran berhasil meraih poin 7 dari dua kali menang dan sekali seri.

  4. 4. Wagner Lopes pernah membawa Jepang ke Piala Dunia 1998

    Wagner Lopes saat sesi latihan bersama PSS Sleman (instagram.com/pssleman)
    Wagner Lopes saat sesi latihan bersama PSS Sleman (instagram.com/pssleman)

    Nama Wagner Lopes tentu tidak asing bagi publik sepak bola Jepang. Mantan pemain Timnas Jepang kelahiran Brasil ini pernah membawa Samurai Biru mentas di Piala Dunia untuk pertama kalinya pada Piala Dunia 1998. Di Piala Dunia 1998, Wagner Lopez selalu bermain di penyisihan grup H. Ia mencatatkan satu assist di perhelatan empat tahunan tersebut.

    Sebagai pelatih, ia sempat menjadi asisten Gamba Osaka. Wagner Lopes kemudian melatih beberapa klub di Brasil. PSS Sleman mendatangkan Wagner Lopes untuk mengganti posisi pelatih asing sebelumnya asal Serbia, Risto Vidakovic. Risto Vidakovic telah habis masa kontraknya, dan tidak diperpanjang oleh manajemen Super Elang Jawa.

    Harapan manajemen PSS Sleman untuk memperbaiki performa Hokky Caraka dan kawan-kawan berbanding terbalik dengan hasil yang dicapai. PSS Sleman berada di posisi paling buncit. Super Elang Jawa menjadi satu di antara tim yang selalu kalah di tiga pertandingan pertama Liga 1 2024/2025.

    Masing-masing pelatih asing yang debut di Liga 1 2024/2025 di atas pastinya punya target dan beban yang berbeda-beda. Ada yang mendapatkan target menjadi juara, berada di posisi atas, atau mendapatkan peringkat yang jauh lebih baik dari musim lalu. Kira-kira, siapakah yang akan bersinar atau justru akan terdepak di awal Liga 1 2024/2025?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More