Lama Mati Suri, Anak Rantau Jakarta Coba Bangkitkan Persesi Siantar

Berencana ikut Liga 3

Pematangsiantar, IDN Times - Matinya kegiatan sepak bola di Kota Pematangsiantar diakui banyak kalangan menjadi hal memilukan karena kondisi itu tidak seharusnya terjadi jika dibandingkan dengan banyaknya potensi pemain sepak bola muda. Untuk itu Persatuan Sepak Bola Siantar (Persesi) akan dibangkitkan lagi.

Hal itu terungkap dalam pertemuan pengurus Persesi yang diwakili Ketua Harian Persesi Agustinus Barus, sekretaris Persesi Syamsuar, Bendahara Sawidir Chan dengan anak perantau dari Jakarta, Jonner Binton Silaen.

Bersama rekannya Jonner ingin membangun sepak bola di Pematangsiantar. Pertemuan ini sendiri difasilitasi Ketua KONI Pematangsiantar, Jayadi Sagala didampingi Plt Sekretaris Gempar Purba/

Baca Juga: Menang Lagi, Pelatih PSMS Tertarik Boyong 3 Pemain Kostrad

1. Jonner Silaen sepakat bangkitkan Persesi

Lama Mati Suri, Anak Rantau Jakarta Coba Bangkitkan Persesi SiantarIDN Times/Patiar Manurung

Melihat keprihatinan itu, Jonner Binton Silaen bersama rekannya akan membangkitkannya kembali lewat club Persesi. Kehadiran mereka hanya sebagai pengelola. Artinya, tidak meninggalkan pemilik itu sendiri. Bahkan membangkitkan sepak bola harus ada campur tangan pemerintah setempat.

Untuk keberlangsungan rencana ini pihaknya telah terlebih dahulu membangun kerjasama dengan pihak Persesi. Mereka yang selama ini tinggal di pulau Jawa, yakin dan semangat mengangkat potensi-potensi putra Pematangsiantar. "Hati kami tergugah karena selama kami lihat Persepsi 'mati suri'. Sampai-sampai diawal kita sulit menemukan informasi soal Persesi dari internet. Dan ternyata terakhir aktif di tahun 2014," katanya.

2. Pernah kelola Persikabo, Jonner Silaen yakin Persesi bangkit lewat potensi yang ada

Lama Mati Suri, Anak Rantau Jakarta Coba Bangkitkan Persesi SiantarIDN Times/Patiar Manurung

Jonner Silaen ternyata bukan orang asing dalam dunia sepak bola. Mereka sempat mendapat kepercayaan mengelola Persatuan Sepak Bola Bogor (Persikabo). Sebelum Persikabo merger dengan PS TNI, Joner Binton Silaen dan rekan-rekannya pernah membawa club ini bertanding selama dua musim. "Saya pernah mengelola Persikabo bersama kawan-kawan dan saya yakin juga bisa mengelola sepak bola di Siantar. Saat ini sengaja saya bawa tim agar eporial sekarang dapat diketahui," ucapnya.

Vakumnya olahraga ini di kota terbesar kedua di Sumatera Utara, tentu memunculkan kerugian bagi Siantar, padahal dulu kota ini pernah melahirkan beberapa pemain kelas Nasional. Sebut saja Riko Simajuntak. "Jujur kita miris dengan mati surinya sepak bola ini. Karena itulah kita ingin ikut serta membangkitkannya. Dulu Persesi pernah melahirkan pemain nasional dan alasan itulah kita melihat ada potensi di kota ini," terangnya.

3. Dukungan banyak pihak sangat diharapkan

Lama Mati Suri, Anak Rantau Jakarta Coba Bangkitkan Persesi Siantarunsplash/Ben Hershey

Lewat berbagai konsep yang akan ditawarkan ke Persesi, Jonner Binton Silaen tetap berharap muncul dukungan dari semua kalangan, baik pemerintah dan pihak swasta maupun masyarakat. Termasuk penggiat media massa. Beberapa target kerja telah disiapkan mulai pembenahan administrasi internal Persesi dan administrasi keanggotaan di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Mudah-mudahan secara administrasi keanggotaan masih terdaftar di PSSI dan kita aka coba menargetkan Juli 2019 ini mengikuti Liga III. Kita akan menghubungi semua pihak terkait l. Kita juga akan bersilahturami dengan Wali kota Pematangsiantar, Hefriansyah" katanya sembari menambahkan Persesi pasti bisa bangkit apalagi ada dukungan sporter yang cukup baik. 

Dalam waktu dekat, kata Jonner Binton Silaen didampingi rekannya  Ricardo Sitanggang dan Henri Silaen, mereka akan mencari dan merekrut pemain-pemain muda, mulai usia 12 tahun hingga pemain-pemain senior. "Tentunya waktu dekat ink kita mengutamakan pemain senior karena ada target kita bisa berlaga di Liga Nusantara" jelasnya.

4. Rekrutmen pemain dilakukan melibatkan pemain bola di Siantar

Lama Mati Suri, Anak Rantau Jakarta Coba Bangkitkan Persesi SiantarIDN Times/Patiar Manurung

Untuk mengumpulkan data pemain yang potensial, Jonner Silaen akan mencoba membangun komunikasi dengan pemain bola yang ada di Pematangsiantar. "Pastinya menciptakan pemain butuh waktu dan kita harus belajar memahami karakter. Dan semua program tidak lepas dari dana" ucapnya.

Namun sejauh ini Persesi akan dikelolah penuh Jonner Silaen bersama rekan-rekannya. Diyakini, jika mutu dan prestasi telah dihasilkan maka banyak pihak kelak menaruh simpati. Termasuk Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar diyakini memiliki visi dan misi yang sama membangkitkan sepak bola di kota sejuk ini.

Melihat saat ini stadion utama proses pembangunan maka untuk sementara waktu Persesi akan memprgunakan beberapa stadion lainnya seperti Lapangan Farel Pasaribu dan Lapangan Brimod. Sedangkan pelatih yang diberdayakan asli dari Kota Pematangsiantar. Namun tidak menutup kemungkinan berkolaborasi dengan pelatih luar daerah maupun dari negara lain.

Dalam kesempatan itu, Jayadi Sagala memperkenalkan Jonner Binton Silaen dkk, anak Siantar yang akan mengelola Persesi. "Joner ini lahir di Kota Pematangsiantar, pernah menangani klub sepak bola,"ucap Jayadi singkat.

Ditambahkan Syamsur selaku sekum Persesi, pihaknya meminta dukungan semua pihak, pengusahan dan insan pers untuk bersama-sama membangkitkan klub Persesi.

Baca Juga: Kick Off Diundur, PSMS Kini Fokus Perkuat The Winning Team

Topic:

  • Doni Hermawan

Just For You