Medan, IDN Times- Anggota Exco PSSI, Arya Mahendra Sinulingga meminta Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam tak mempolitisiasi peristiwa Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu (25/11/2023). Arya membantah menyinggung warga Aceh yang disebutkan Dek Gam dalam laporannya.
Arya menyebut laporan Dek Gam tersebut tak memiliki dasar. Staf khusus Menteri BUMN itu mengatakan dirinya hanya menegur Dek Gam karena diduga tak pernah menjalankan sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang dia terima dengan datang saat laga Sada Sumut vs Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar.
"Ketika Sada bertandang ke sana (Banda Aceh), kemudian di sana babak pertamanya bagus-bagus aja. Mau masuk babak kedua ternyata ada intervensi (Dek Gam) dan intimidasi terhadap wasit, kemudian berubah terus situasi pertandingan. Lalu kita bawa ke Komdis, karena ofisial kita juga dilempari di situ (Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh)," kata Ary.
Kemudian Dek Gam dihukum keputusan dari Komdis, pasal 61 juncto pasal 13 ayat 2. Ia disanksi 5 laga.
