Pembalap M. Adenanta Putra mengendarai ASB1000 (Dok. AHM)
Sementara di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M Adenanta Putra menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa. Pada race 1, ia finis di posisi kedelapan setelah memulai dari posisi kesembilan usai pemulihan operasi arm pump. Pada race 2, ia kembali finis di posisi kedelapan dengan performa yang stabil sepanjang balapan.
Hasil ini menjadi modal penting bagi pebalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut, dengan total 50 poin dan menempati posisi keenam klasemen sementara ASB1000.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap AHRT di Motegi.
“Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil lebih kuat di putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya.
Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda wilayah Sumatera Utara, Gunarko Hartoyo, dengan semangat Satu Hati menyampaikan bahwa capaian AHRT di Motegi menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi pecinta balap di Sumatera Utara.
"Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan kualitas CBR Series di level Asia, serta menjadi motivasi bagi generasi muda Sumut untuk terus berani berprestasi di dunia balap,” ujarnya.
Hasil positif Motegi turut memperkuat posisi AHRT di klasemen sementara ARRC 2026. Putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar di Sirkuit Mandalika pada Agustus mendatang. Bersama CBR Series, pebalap AHRT siap melesat kencang untuk terus melanjutkan tren positif musim ini.