Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Telpon Jeka Saragih, Gubernur Edy: Nanti Kau Ku Adu Sama Kapolda!
Jeka Saragih (instagram/jekasaragih)

Medan, IDN Times – Kemenangan Jeka Saragih atas petarung Korea Selatan Ki Won Bin di semifinal Road to UFC berbuah pujian tak terhingga. Petarung asal Simalungun Sumatra Utara itu disebut berpeluang besar jadi satu-satunya petarung Indonesia yang dikontrak UFC.

Mulai dari kalangan artis, hingga para pejabat ikut mengapresiasi Jeka. Begitu juga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

“Paten kau, paten,” ujar Edy Rahmayadi saat bertelepon dengan Jeka, seperti diunggah di media sosialnya, Senin (24/10/2022).

1. Kelakar Edy ingin adu Jeka dengan Kapolda Panca

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar menjawab pertanyaan wartawan, di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan (Istimewa/IDN Times)

Saat berteleponan dengan Jeka, Edy tengah bersama Kapolda Sumut Irjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak. Edy pun langsung berkelakar.

“Nanti kau ku adu sama Kapolda. Kapolda jago juga ini,” ujarnya.

“Sudah cocok kau jadi orang Batak. Satu kali pukul selesai,” imbuhnya.

 

2. Edy langsung bikin janji supaya Jeka menemuinya

Jeka Saragih, petarung MMA asal Indonesia. (Dok. Mola)

Edy pun langsung mengajak bertemu dengan Jeka. Sang petarung pun langsung mengiyakannya.  “Kau jumpa aku ya. Ku tunggu kau. Paten kau paten. Sukses,” ungkapnya.

Sebelum Jeka  berlaga malam, Edy juga memberikan semangat lewat media sosialnya.

“Saya sebagai Gubernur Sumatera Utara mengaku sangat bangga sekali, putra kebanggaan kita ini, asal Simalungun, Sumatera Utara berhasil menembus panggung internasional. Saya dan seluruh masyarakat Sumatera Utara akan selalu mendukung dan mendoakanmu, semoga sukses dan berhasil memenangkan pertandingan sore ini..Semangat Jeka! Kami yakin, kau pasti bisa," tulis Edy Rahmayadi.

3. Kemenangan kurang dari tiga menit

Petarung Indonesia, Jeka Saragih (merah), dalam Road to UFC (Dokumentasi UFC)

Jeka menang cukup mudah atas  Ki Won Bin. Hanya butuh satu ronde dan kurang dari tiga menit. Kemenangan KO itu bermula dari hook telak Jeka yang mengenai rahang Won Bin dengan telak. Jab dari tangan kanannya tersebut langsung membuat sang musuh terkapar di atas kanvas.

Situasi itu menguntungkan Jeka. Dia sempat mendaratkan ground and pound sebelum akhirnya wasit menghentikan pertandingan. Wasit menghentikan duel dan menyatakan petarung asal Indonesia itu menang KO.

Jeka Saragih adalah atlet kelahiran Desa Bah Pesusang, Simalungun, Sumatra Utara. Jeka Asparido Saragih nama lengkapnya, lahir 3 Juli 1995.  Namun orangtuanya awalnya tak terlalu mendukung kariernya.

Dia berlatih bela diri sejak kecil. Wushu sanda menjadi cabang olahraga yang ditekuninya. Ini adalah salah satu cabang beladiri.

Meskipun begitu Jeka Saragih maju terus. Dia mampu berprestasi di kejurda hingga kejurnas. Saat masih duduk di bangku SMA, Jeka memenangkan kejurnas Wushu di Yogyakarta tahun 2013.

Dia juga memerkuat Indonesia di ajang Asian Games Junior di tahun yang sama. Sayang Jeka gagal jadi juara. Jeka memutuskan merantau ke Batam sekaligus kerja. Tapi dia tak melupakan bela diri. Dia akhirnya bergabung dengan Batam Fighter Club (BFC). Di situ Jeka ditempa menjadi petarung MMA. Dia diikutkan kejuaraan One Price di TV One. Tahun 2017, kerja kerasnya berbuah hasil, ia menjuarai grade A 70 kilogram.

Setelah namanya mulai dikenal di MMA, Jeka akhirnya mendapatkan mimpinya yang tertunda memerkuat daerahnya di ajang PON 2020 Papua yang ditunda pada 2021 lalu. Jeka meraih medali perak dari cabor wushu sanda kelas 75 Kg.

Di final Jeka sayangnya takluk dari pewushu Jawa Barat, Iman Lesmana yang berstatus juara bertahan.

Editorial Team

Related Article