Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gagal Lanjutkan Tren Positif, Rajawali Medan Tumbang dari KBS

Duel Rajawali Medan vs KBS di Gedung Serbaguna Unimed (IDN Times/Doni Hermawan)
Duel Rajawali Medan vs KBS di Gedung Serbaguna Unimed (IDN Times/Doni Hermawan)

Deli Serdang, IDN Times- Rajawali Medan gagal melanjutkan tren positifnya pada lanjutan Indonesia Basketball League (IBL) 2024, Sabtu (11/5/2024). Bermain di kandangnya Gedung Serbaguna Unimed, Deli Serdang, Rajawali tumbang dari Kesatria Bengawan Solo (KBS) dengan skor 73-92. Rajawali gagal melanjutkan performa gemilang seperti saat melibas Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta sehari sebelumnya.

Pada laga itu KBS langsung tancap gas di kuarter awal. Tiga poin dari Kevin Poetiray mengawali aksi KBS. Tapi dibalas tiga poin juga dari Jabari Bird. Selanjutnya KBS mampu unggul 19-5 hingga pertengahan kuarter. Rajawali menunjukkan akurasi yang buruk meskipun mereka akhirnya sukses membuat 17 poin. Kuarter pertama berakhir 25-17 untuk keunggulan tim tamu.

Di kuarter kedua, KBS mulai menjauh. Dua pemain asing KBS Barkley dan Gettys mulai menunjukkan kelasnya. KBS unggul 51-38 sebelum jeda. Rajawali Medan coba bangkit di kuarter ketiga. Patrick James McGlynn yang moncer di laga kontra SM Pertamina kali ini kesulitan. Dia hanya bisa memasukkan satu tembakan tiga angka yang jadi senjatanya di kuarter ketiga.  

Sementara Gettys dan Barkley semakin merajalela mengobrak abrik defence Rajawali yang kerap turn over. KBS unggul jauh 75-52 di kuarter ini.

Memasuki kuarter penentu, perlahan Rajawali coba mengejar. Namun defence tangguh yang digadalng Barkley dan Gettys sulit ditembus. Kolaborasi legiun asing ini mencatat total 25 rebound sepanjang laga. Barkley juga mencetak total 27 poin untuk KBS dan dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) laga tadi.

Sementara Jabari Bird dari Rajawali Medan meski menyumbang 29 poin harus mengakui keunggulan lawan.

Asisten Pelatih Rajawali Mbosa Permadi mengakui timnya tak menunjukkan performa sebaik sebelumnya. Dia juga tak mau mengkambinghitamkan stamina tim karena laga backtoback tanpa jeda.

"Faktor stamina mungkin, tapi tidak menjadi alasan. Mereka menang, jadi bagus. Mereka bisa mengkonversi poin, juga rebound. Seperti standar mereka seharusnya mungkin," kata Mbosa.

Ia juga mengatakan sebenarnya strateginya tak jauh berbeda saat mengalahkan SM Pertamina. Namun timnya gagal menyelesaikan banyak kans. "Game plannya sama seperti kemarin. Kita bikin attempt yang banyak, gak masuk aja. Kurang fokus, kecapekan bisa jadi, tapi lagi-lagi itu tidak bisa jadi alasan," jelasnya.

Dengan hasil ini Rajawali mengoleksi 26 poin dari 18 laga dengan 8 kemenangan dan 10 kekalahan. Sementara KBS baru menjalani 13 laga dan mengoleksi 12 kemenangan dan hanya satu kali kalah dengan perolehan 25 poin.

Sementara Pelatih KBS Efri Meldi mengatakan timnya bermain dengan team defence yang solid. Lawan yang bermain 2 kali dalam 2 hari juga dimanfaatkan dengan baik. "Kita manfaatin keuntungan ini. Tim kami juga sudah pernah mengalami seperti ini. Harusnya kemenangan lawan SM membuat mereka lebih percaya diri. Tapi apakah mereka sudah puas, atau ada faktor lainnya. Saya akan manfaatkan peluang sekecil apapun," jelasnya.

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More

Profil Leica Al Humaira Lubis, Peraih Emas SEA Games Karate asal Sumut

13 Des 2025, 14:33 WIBSport