Pengurus PJSI Sumut dan Medan saat beraudiensi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution di Balai Kota Medan, Selasa (22/8/2023) (Dok.Istimewa)
Selain itu pada kesempatan itu PJSI Sumut juga berharap Pemerintah Kota Medan mengaktifkan lagi program sister city dengan Kota Ichikawa, Jepang. Selama ini kerja sama terjalin sangat baik termasuk untuk judo. Namun sudah lama vakum.
"Jadi kita juga sampaikan soal program sister city dengan Ichikawa diharapkan bisa terjalin dengan baik. Terutama di bidang olahraga judo," kata Arief.
Sementara Jamharil Umeda selaku penasihat PJSI Sumut dan salah satu pendiri Sister City Ichikawa menjelaskan program-program yang selama ini sudah dibuat sebagai bagian dari kerja sama.
"Jadi itu sudah diawali sejak 1989. Kalau kegiatan yang kita lakukan selama Ichikawa di berbagai bidang seperti ada pertukaran pelajar, untuk teknologi ada training ke Jepang yang berkaitan dengan dinas pemadam, dinas kebersihan. Teknologi yang ada di Ichikawa kita adopsi. Kunjungan persahabatan dari kedua pimpinan daerah," kata Umeda.
"Kerjasamanya banyak sekali berkaitan dengan sosial budaya. Kita bahkan pernah mengirim Gordang Sambilan. dalam hal pertukaran kebudayaan. Berkaitan dengan judo, kita sudah dapat bantuan baju judo (judogi) dua kontainer untuk kita di Medan. Pelatih-pelatih dari sana kemudian dikirim. Artinya banyak kegiatan positif bersifat budaya, olahraga, sosial. Ini mau kita hidupkan balik," kata Umeda.
Selama ini sudah lama valum, dia berharap kepengurusannya bisa diaktifkan lagi dan ini memerlukan peran Wali Kota Medan. "Kepengurusan asosiasinya kalau gak ada, kegiatannya gak bisa direalisasi. Asosiasinya dihidupkan dulu, Pak Wali yang mengesahkan, baru kita bisa hidupkan kerja sama dengan Ichikawa," kata Umeda.