231 Hari Menuju PON 2024, Panitia Sumut Diminta Matangkan Persiapan

Medan, IDN Times - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengingatkan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, agar tetap disiplin terkait penyelesaian tugas. Dia meminta, seluruh target yang ditentukan bisa tercapai.
Hal tersebut diungkapkan Pj Gubernur Hassanudin saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan PON 2024 Aceh-Sumut, di Medan Senin (22/1/2024).
“Penyelenggaraannya tersisa 231 hari lagi dari sekarang, kita harus tingkatkan komitmen, konsisten dan terutama disiplin dalam bekerja, misalnya terkait jadwal, target-target yang mau dicapai, evaluasi masing-masing tahapannya, lihat dengan detail, dan yang terpenting bekerja sesuai prosedur,” kata Hassanudin.
1. Koordinasi dengan Aceh terus ditingkatkan

Di sisa hari persiapan, kata Hassanuddin, pihaknya akan menguatkan koordinasi dengan Aceh. Menurutnya, keberhasilan event ini juga tergantung bagaimana kedua provinsi bekerja sama dengan baik.
“Integrasi dengan Aceh, perkuat koordinasi, karena kita menyelenggarakannya bersama-sama, suksesnya acara ini tergantung kedua provinsi ini, jadi kita harus punya kedisiplinan, komitmen yang sama, apalagi ini tinggal 231 hari lagi,” kata Hassanudin, yang juga merupakan Ketua PB PON Wilayah Sumut.
2. Kontribusi masyarakat juga penting sukseskan PON

Selain itu, Hassanudin juga meminta kepada seluruh masyarakat agar ikut berkontribusi untuk menyukseskan PON 2024. Dia berharap masyarakat Sumut merasa memiliki PON 2024, sehingga mau berkontribusi sesuai kapasitasnya.
“Ini perlu, masyarakat kita harus punya rasa memiliki event ini, sehingga mau berkontribusi, sekecil-kecilnya paling tidak doa, karena event ini untuk kita semua,” kata Hassanudin.
3. Administrasi dan perencanaan rampung dilakukan

Sementara itu, Ketua Harian PB PON 2024 wilayah Sumut Afifi Lubis mengatakan, persiapan terkait administrasi dan perencanaan sudah rampung dilakukan. Pihaknya juga sudah melaporkan hal tersebut ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Dari sisi administrasi, perencanaan sudah kita finalkan dan sudah dilaporkan, saat ini yang sedang dalam proses yaitu pembangunan dan rehabilitasi venue, pengadaan peralatan, IT, media dan itu sedang berjalan di masing-masing bidang. Kita secara keseluruhan siap dan semua berjalan sesuai yang direncanakan,” kata Afifi Lubis.














