Comscore Tracker

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu 

Upacara adat merupakan salah satu kearifan lokal

Medan, IDN Times- Salah satu kearifan lokal yang masih dilestarikan adalah upacara adat. Upacara adat dilakukan oleh masyarakat Batak sebagai bentuk penghormatan atau tradisi adat istiadat. 

Meskipun sudah berada di perantauan, adat melekat di setiap masyarakat Batak. Bahkan, pelestarian ini masih dijaga dan akan terus dilakukan sampai di zaman modern sekarang ini. Berikut lima upacara adat Batak yang perlu kamu tahu.

1. Horja Siulaon

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu IDN Times/Arifin Al Alamudi

Horja Siulaon adalah suatu upacara adat berkarya Mandailing yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Mandailing untuk menyelesaikan kegiatan atau pekerjaan. Tujuan utama dari upacara adat Siulaon ini yaitu untuk melestarikan adat dari generasi terdahulu.  

Ada tiga tingkatan kegiatan upacara adat Siulaon untuk menentukkan siapa yang boleh hadir saat upacara adat tersebut berlangsung. Yang pertama kegiatan pemotongan ayam, upacara ini hanya bisa mengundang kaum kerabat terdekat dan pembagian undangan hanya lewat pemberitahuan saja.

Kedua, kegiatan pemotongan kambing atau kegiatan pangkupangi, upacara ini hanya bisa mengundang raja pamusuk dan namora natoras di huta. Yang ketiga, kegiatan pemotongan kerbau upacara adat ini, mengundang lembaga-lembaga petinggi adat seperti raja panusunan, raja-raja torbing balok dan raja-raja dari desa na walu.

2. Mangulosi

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu thebridedept/David Christover

Berbeda dengan upacara sebelumnya, upacara adat mangulosi berasal dari kata ulos. Artinya, kain tenun khas batak yang sudah ada sejak zaman dulu. Kain tenun ini mempunyai makna dan arti tersendiri dalam upacara adat batak.

Kain ini dipakai saat acara pernikahan dengan cara menyelendangkan kain ulos ke pundak mempelai pria dan wanita. Lalu, kain ulos juga dipakai pada acara kematian yang di letakkan di atas tubuh jenazah. Bagi masyarakat batak, tradisi ini diartikan untuk meminta doa restu, kasih sayang dan kehangatan.

Baca Juga: Sejarah Batak Mission, Misi Kristen untuk Orang Batak 

3. Marari Sabtu

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu Pemeluk Parmalim (Instagram.com/uletifan)

Marari sabtu adalah sebuah ritual ibadah yang dilakukan pada hari sabtu bagi umat Parmalim, penganut agama leluhur suku Batak. Sebelum melakukan ibadah seluruh umat Parmalim berkumpul di bale Partonggoan ataupun rumah Parsantian, berpusat di Huta Tinggi di desa Pardouman Nauli, Kabupaten Toba.

Ritual ibadah ini bertujuan untuk mensucikan diri dan membersihkan diri dari dosa-dosa dan penyakit. Para umat akan diberi bimbingan agar lebih tekun dan taat saat menjalankan ibadah dan nilai-nilai agama.  

4. Mangokkal Holi

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu pixabay.com

Mangokkal Holi adalah salah satu upacara adat terbesar di kebudayaan Batak, upacara ini ditujukkan sebagai bentuk penghormatan kepada orang-orang yang sudah meninggal serta untuk para leluhur agar dikenal dan dikenang oleh siapa saja. 

Tradisi Mangokal Holi ini, biasanya dilakukan oleh masyarakat Batak dengan cara membokar kembali tulang-belulang dan di pindahkan ke tanah di mana jasad itu dilahirkan. Biasanya disiapkan tugu khusus untuk meletakkan tulang-belulang tersebut. Upacara adat ini di membutuhkan biaya yang besar.

5. Gondang Naposo

5 Rangkaian Upacara Adat Batak yang Perlu Kamu Tahu IDN Times/Prayugo Utomo

Gondang Naposo merupakan suatu tradisi dari suku Batak yang dilakukan oleh kaum naposo dengan cara saling bertegur sapa antar pria dan wanita hingga melangkah ke jenjang pernikahan.

Tradisi ini biasanya digelar pada saat bulan purnama setelah dilakukan upacara Mangsae Taon (hari raya masyarakat Batak zaman dulu). Acara adat ini digelar selama dua hari dengan cara melakukan tarian.    

Itulah beberapa tradisi serta upacara adat yang masih dilakukan sampai saat ini. Kepercayaan ini masih dipegang teguh oleh masyarakat Batak.

Baca Juga: Cerita Rakyat Si Raja Batak, Pernah Diserang Raja Majapahit

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya