Comscore Tracker

Sejarah Lapangan Merdeka Medan, Tempat Umumkan Proklamasi di Sumut

Dua kali berganti nama di zaman penjajahan

Medan, IDN Times- Lapangan Merdeka merupakan sebuah alun-alun di Kota Medan yang bersejarah sejak dulu. Berada di kawasan titik nol Medan, Lapangan Merdeka punya beberapa momen penting yang layak dikenang.

Pengamat Lingkungan dan Penataan Kota, Jaya Arjuna mengatakan, Lapangan Merdeka menjadi tempat pengumuman berita proklamasi kemerdekaan Indonesia.

“Lapangan Merdeka itu dipergunakan untuk mengumumkan Kemerdekaan Indonesia untuk di wilayah Sumatra Utara,” kata Jaya Arjuna, Sabtu (16/7/2022). 

Berikut beberapa fakta sejarah Lapangan Merdeka yang dipaparkan Arjuna.

1. Aktif digunakan sejak tahun 1880 di era penjajahan Belanda dan berganti nama saat penjajahan Jepang

Sejarah Lapangan Merdeka Medan, Tempat Umumkan Proklamasi di SumutLapangan Merdeka Medan (Dok. sukagosip.com)

Menelisik ke belakang tentang sejarahnya bahwa, perencanaan pembangunan alun-alun Lapangan Merdeka sejak 1872 sejalan dengan kepindahan Kesultanan Deli dan pusat administrasi bisnis 13 perusahaan perkebunan dari Labuhan Deli ke Medan.

Lapangan ini aktif digunakan sejak 1880. Pada zaman Belanda, namanya adalah De Esplanade. Berbagai peristiwa bersejarah berlangsung di Lapangan Merdeka, termasuk upacara penyambutan pilot pesawat yang mendarat pertama kali di Medan pada 22 November 1924. 

Lalu, tahun 1942 nama Esplanade berubah menjadi Fukuraido yang juga bermakna "lapangan di tengah kota" dengan fungsi yang sama, sebagai lokasi upacara resmi pemerintahan.

Setelah Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945, pada 6 Oktober 1945 dilaksanakan rapat raksasa di Fukuraido yang menyiarkan secara resmi berita proklamasi Indonesia, yang dibacakan Gubernur Sumatra Muhammad Hasan. Pada 9 Oktober 1945, nama Fukuraido berubah menjadi Lapangan Merdeka dan disahkan Wali Kota Medan, Luat Siregar.

Baca Juga: Begini Konsep Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan

2. Dulunya ada Monumen Tamiang dan Jambur Karo

Sejarah Lapangan Merdeka Medan, Tempat Umumkan Proklamasi di SumutKPOTI lakukan keseruan dengan 11 permainan tradisional di Lapangan Merdeka Kota Medan (Dok. Istimewa)

Kemudian sekitar tahun 1950, di Lapangan Merdeka juga terdapat Monumen Tamiang yang didirikan pemerintah Belanda untuk memeringati tentara Belanda yang menjadi korban dalam Perang Tamiang (1874-96). Jika diamati pada sebelahnya terdapat sebuah geriten (jambur Karo) yang kini juga telah tidak ada.

3. Jadi pusat kota dengan berdirinya berbagai bangunan pemerintahan peninggalan kolonial

Sejarah Lapangan Merdeka Medan, Tempat Umumkan Proklamasi di SumutPotret Gedung Lonsum pada 1909 dan 2020 (Dok. Gedung Arsip Pemko Medan, IDN Times/Indah Permata Sari)

Secara administratif, lokasinya berada dalam Kecamatan Medan Barat. Lapangan Merdeka dikelilingi berbagai bangunan bersejarah dari zaman kolonial Hindia Belanda.

“Dulu pusat perdagangan itu di Labuhan, lalu menganggap di Labuhan itu tidak bisa berkembang karena daerah rawa. Maka masuklah ke titik nol itu lah di Lapangan Merdeka. Di situlah dibangun Kantor Wali Kota Medan, Hotel, Bank, Kantor Pos, Kereta Api. Maka jadilah pusat kota Lapangan Merdeka,” jelasnya.

Yang membuat sejuk, Lapangan Merdeka ini dikelilingi oleh tanaman pohon trembesi yang sudah ada sejak zaman Belanda.

Baca Juga: Pedagang Buku Lapangan Merdeka akan Dipindah: Pak Jokowi Lihat Kami!

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya