Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tips Menyimpan Bumbu Giling di Kulkas, Dijamin Gak Bau Tengik!

Kota Medan
4 Tips Menyimpan Bumbu Giling di Kulkas, Dijamin Gak Bau Tengik!
ilustrasi bumbu giling dalam toples kaca (unsplash.com/Laura Mitulla)
  • Cuci bahan bumbu hingga bersih, lalu tiriskan sampai benar-benar kering sebelum dihaluskan tanpa tambahan cairan agar tetap higienis dan tidak cepat tengik.
  • Gunakan toples kaca yang telah direbus 15–20 menit dan dikeringkan sempurna; isi bumbu secukupnya dengan ruang kosong, tutup rapat, lalu simpan di pintu kulkas.
  • Kemiri perlu dicuci bila kotor, dikeringkan, lalu disangrai dengan api kecil sampai kering merata; simpan setelah dingin dalam toples kering di kulkas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Supaya memasak jadi lebih efektif, pastinya kamu punya banyak stok bumbu dapur, mulai dari cabai giling, merica bubuk, sampai kemiri sangrai yang siap pakai kapan saja. Menyimpan banyak bumbu giling bukan berarti berlebihan, justru ini jadi solusi praktis supaya tidak perlu buru-buru keluar rumah cuma karena kehabisan bumbu di tengah proses memasak.

Sayangnya, kalau cara penyimpanannya salah, bumbu giling bisa cepat tengik dan akhirnya memengaruhi cita rasa masakan yang dihasilkan. Supaya bumbu tetap awet dan aromanya tetap khas, ada beberapa tips penyimpanan yang perlu diperhatikan. Yuk, simak tips menyimpan bumbu giling berikut ini supaya bumbu tetap tahan lama!

  1. 1. Cuci Bersih Bahan Sebelum Dihaluskan

    ilustrasi orang yang menggunakan blender (Pexels.com/Cottonbro)
    ilustrasi orang yang menggunakan blender (Pexels.com/Cottonbro)

    Semua bahan bumbu, baik cabai, bawang putih, bawang merah, kemiri, ketumbar, maupun merica, wajib dicuci bersih terlebih dahulu. Langkah ini penting karena bahan-bahan tersebut rawan kotoran, apalagi kalau dibeli di pasar yang ramai pembeli. Tujuannya supaya bumbu tetap higienis dan bebas dari kuman yang menempel.

    Setelah dicuci, tiriskan bahan sampai benar-benar kering. Supaya prosesnya lebih cepat, letakkan bahan di atas tisu dapur yang mudah menyerap sisa air. Kalau semua bahan sudah kering sempurna, baru haluskan menggunakan blender tanpa perlu menambahkan bumbu atau cairan lain.

  2. 2. Cuci Bersih Toples Kaca

    ilustrasi toples kaca (unplash.com/Jess Bailey)
    ilustrasi toples kaca (unplash.com/Jess Bailey)

    Bumbu yang sudah halus perlu disimpan dalam wadah kering, dan toples atau botol kaca jadi pilihan paling disarankan. Material kaca dipercaya lebih mampu menjaga aroma khas bumbu serta lebih awet karena tidak berisiko bereaksi dengan bahan kimia seperti wadah plastik.

    Selain itu, toples kaca yang transparan juga memudahkan bunda mengenali jenis bumbu tanpa perlu membuka tutupnya satu per satu. Sebelum dipakai, rebus dulu toples kaca dalam air mendidih selama 15-20 menit untuk memastikan kebersihannya, lalu angkat dan tiriskan sampai benar-benar kering.

  3. 3. Masukkan Bumbu Giling ke dalam Toples

    ilustrasi toples kedap udara (pexels.com/RDNE Stock project)
    ilustrasi toples kedap udara (pexels.com/RDNE Stock project)

    Masukkan bumbu halus sedikit demi sedikit ke dalam toples atau botol kaca yang sudah disiapkan. Perhatikan juga jangan sampai bumbu memenuhi seluruh ruang toples, sisakan sedikit ruang kosong supaya kondisinya tidak terlalu lembap.

    Setelah itu, tutup toples rapat-rapat dan diamkan sebentar di suhu ruang sebelum dimasukkan ke kulkas. Simpan di bagian pintu kulkas supaya lebih hemat tempat dan mudah dijangkau. Setiap kali butuh, ambil secukupnya saja, lalu segera simpan kembali toples ke dalam kulkas.

  4. 4. Sangrai Kemiri Sebelum Disimpan

    ilustrasi kemiri (pexels.com/Lighten Up)
    ilustrasi kemiri (pexels.com/Lighten Up)

    Khusus kemiri, cara penyimpanannya sedikit berbeda dari bumbu giling lainnya. Kalau bahan lain bisa langsung dihaluskan setelah kering, kemiri justru perlu disangrai terlebih dahulu supaya aromanya lebih kuat dan teksturnya tidak mudah lapuk saat disimpan lama.

    Kalau kemiri terlihat kotor, cuci bersih dulu lalu keringkan. Setelah itu, sangrai di atas teflon dengan api kecil sampai benar-benar kering merata, sebab kekeringan ini kunci utama supaya kemiri tahan lama. Simpan kemiri dalam toples kering, dan bisa ditambah cengkih, kayu manis, atau bunga lawang di dalamnya. Tutup toples setelah kemiri dingin sepenuhnya, baru simpan dalam kulkas.

    Itulah empat tips menyimpan bumbu giling supaya tetap awet tanpa mengurangi cita rasa khasnya masing-masing. Dengan penyimpanan yang tepat, proses memasak jadi lebih praktis karena tidak perlu mengulek bumbu dadakan setiap hari. Yuk, mulai terapkan tips ini di rumah supaya stok bumbu dapur bunda selalu siap pakai kapan saja!

    bukti izin (instagram.com/endeus.tv)
    bukti izin (instagram.com/endeus.tv)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More