Tim pencarian pendaki yang hilang di Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (Dokumentasi Tim SAR)
Rekan-rekan korban sempat berupaya melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, hingga keesokan harinya, keberadaan pemuda berusia 23 tahun tersebut masih nihil dan belum menemukan titik terang.
Kantor Basarnas Kelas A Banda Aceh baru menerima laporan resmi mengenai kejadian tersebut pada Selasa pukul 06.30 WIB dari personel Kepolisian Sektor (Polsek) Lembah Seulawah.
Merespons laporan itu, Tim Rescue Basarnas Banda Aceh langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada pukul 06.45 WIB dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB untuk memulai operasi SAR.
Demi memaksimalkan proses pencarian di medan hutan, Basarnas mengerahkan berbagai sarana dan peralatan canggih.
Mulai dari rescue truck, GPS, peralatan komunikasi, peralatan gunung hutan, hingga satu unit drone thermal untuk mendeteksi suhu tubuh melalui udara, serta menerjunkan tim K-9 (anjing pelacak) Basarnas Banda Aceh.
“Hingga kini, korban masih dalam pencarian,” ujar Hussain.