Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Krakatau Erupsi, Pesawat Jemaah Umrah ke Jakarta Mendarat di Aceh
Keberangkatan Jemaah Calon Haji Embarkasi Aceh Kloter 1 dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (Dokumentasi Kanwil Kemenag Provinsi Aceh untuk IDN Times)
  • Pesawat Garuda dari Jeddah menuju Jakarta membawa 391 penumpang, termasuk jemaah umrah, dialihkan ke Bandara SIM Aceh akibat abu vulkanik Anak Krakatau mengganggu operasional Soekarno-Hatta.
  • Pesawat mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 09.30 WIB dan kembali berangkat pukul 13.55 WIB menuju Bandara Kertajati setelah penanganan serta koordinasi pihak terkait.
  • Sebaran abu vulkanik juga membatalkan tiga penerbangan Banda Aceh-Jakarta; calon penumpang diminta memantau status maskapai sebelum datang ke bandara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banda Aceh, IDN Times - Pesawat Garuda Indonesia yang membawa 391 penumpang, termasuk rombongan jemaah umrah dari Jeddah, Arab Saudi, terpaksa mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Minggu (6/9/2026).

Pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Namun, penerbangan dialihkan karena operasional Bandara Soekarno-Hatta terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.


1. Pesawat Garuda sempat mendarat pengalihan di Bandara SIM

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh. (Dokumentasi Dinas Perhubungan Provinsi Aceh)

General Manager Bandara Internasional SIM PT Angkasa Pura Indonesia, Rahmat Adil Indrawan, mengatakan pesawat Garuda Indonesia tersebut mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 09.30 WIB.

“Kemarin mendarat sekira pukul 09.30 WIB,” kata Rahmat saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (7/9/2026).

Pesawat yang membawa 391 penumpang itu sebelumnya dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Namun, seluruh penerbangan kedatangan maupun keberangkatan di bandara tersebut dibatalkan karena kondisi ruang udara terdampak sebaran abu vulkanik.

Setelah dilakukan penanganan dan koordinasi dengan pihak terkait, pesawat tersebut kembali diberangkatkan pada pukul 13.55 WIB. Penerbangan kemudian dilanjutkan menuju Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

“Setelah dilakukan penanganan dan koordinasi antara pihak terkait, seluruh penumpang telah diberangkatkan kembali pada pukul 13.55 WIB menuju Kertajati,” ujar Rahmat.


2. Tiga penerbangan Banda Aceh-Jakarta batal

Sejumlah pesawat terbang parkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani)

Selain pengalihan pendaratan pesawat Garuda dari Jeddah, dampak sebaran abu vulkanik juga menyebabkan pembatalan penerbangan rute Banda Aceh-Jakarta maupun sebaliknya. Pada Minggu (6/9/2026), sedikitnya tiga penerbangan rute tersebut dibatalkan.

Ketiga penerbangan itu yakni Batik Air ID6898 rute Banda Aceh-Jakarta (BTJ-CGK), serta penerbangan Garuda Indonesia GA140/141 dan GA146/147 dengan rute Banda Aceh-Jakarta dan sebaliknya.

Rahmat mengatakan pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penumpang dan kru pesawat.

“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” ujarnya.

Menurutnya, sebaran abu vulkanik berdampak terhadap jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Karena penerbangan menuju maupun dari Bandara Soekarno-Hatta tidak dapat beroperasi selama periode penutupan,” katanya.


3. Penumpang diminta pantau status penerbangan

Suasana apron Bandara Ahmad Yani Semarang yang dipenuhi deretan pesawat terbang komersil. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

Manajemen Bandara Internasional SIM terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi ruang udara serta menangani penumpang yang terdampak.

Calon penumpang yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta diimbau tidak datang ke bandara terlebih dahulu sebelum mendapatkan kepastian status penerbangan dari maskapai.

Masyarakat juga diminta terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing.

“Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama. Penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan,” kata Rahmat.

Ia menambahkan, Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda akan terus menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap kondisi operasional penerbangan.

“Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda akan terus menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap kondisi operasional penerbangan,” imbuhnya.


Curated For You

Editorial Team

Related Article