Penang Akan Ramaikan PRSU Ke-50, Diplomasi Perdagangan dan Pariwisata

- PRSU ke-50 dijadikan ajang memperkuat hubungan ekonomi, budaya, dan pariwisata antara Sumatera Utara dan Pulau Penang, Malaysia, melalui kolaborasi lintas sektor yang saling menguntungkan.
- Pemerintah Provinsi Sumut menargetkan 300 ribu pengunjung selama PRSU 2026 sebagai peluang besar bagi pelaku usaha untuk promosi produk dan memperluas jaringan bisnis.
- Delegasi Pulau Penang akan menghadirkan paviliun khusus berisi seni budaya, kuliner, pendidikan, serta produk UMKM guna mempererat kerja sama sister city dengan Medan sejak 1984.
Medan, IDN Times – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50 tak hanya diproyeksikan menjadi ajang promosi budaya dan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara juga melihat event tahunan tersebut sebagai ruang memperkuat hubungan ekonomi dan pariwisata antara Sumut dan Malaysia, khususnya Pulau Penang.
Harapan itu mengemuka saat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menerima kunjungan Delegasi Pulau Penang, Malaysia, di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (4/6/2026). PRSU Ke-50 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Medan.
1. PRSU dinilai jadi sarana mempererat hubungan Sumut dan Malaysia

Sulaiman Harahap mengatakan pertemuan dengan delegasi Pulau Penang menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antardaerah sekaligus antarnegera yang selama ini telah terjalin erat.
"Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat persatuan, persaudaraan, dan silaturahmi. Pertemuan ini sangat bernilai karena bukan hanya mempertemukan dua wilayah, tetapi juga dua negara. Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan persaudaraan yang sangat kuat karena banyak kesamaan dalam berbagai aspek," ujar Sulaiman.
Menurutnya, PRSU dapat menjadi wadah untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pariwisata. Event tersebut juga dinilai mampu membuka ruang pertukaran pengetahuan dan budaya antara kedua wilayah yang memiliki kedekatan historis dan geografis.
2. Target 300 ribu pengunjung dinilai jadi peluang bagi pelaku usaha

Pemprov Sumut menyambut positif keikutsertaan Pulau Penang dalam PRSU 2026. Sulaiman menilai partisipasi tersebut akan memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan PRSU yang tahun ini menargetkan 300 ribu pengunjung selama sebulan penyelenggaraan.
Ia menyebut tingginya jumlah pengunjung berpotensi menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan bisnis, sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru.
"Kerja sama bisnis yang selama ini telah terjalin dapat semakin diperkuat. Sementara bagi pelaku usaha lainnya, ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan memperluas pasar," katanya.
3. Penang hadirkan seni budaya hingga promosi UMKM di PRSU 2026

Exco Perdagangan dan Perpaduan Masyarakat Pulau Penang, Goh Choon Aik, mengungkapkan pihaknya akan menghadirkan paviliun khusus dalam PRSU 2026. Berbagai sektor akan diperkenalkan kepada masyarakat Sumut, mulai dari seni budaya, pendidikan, kuliner hingga produk UMKM.
"Jarak antara Penang dan Medan sangat dekat, hanya sekitar 45 menit penerbangan. Karena itu, Medan menjadi kunjungan pertama saya di Indonesia," ujar Goh Choon Aik yang baru tiga bulan menjabat sebagai Exco Perdagangan dan Perpaduan Masyarakat Pulau Penang.
Ia juga menyebut sekitar 60 ribu wisatawan Malaysia berkunjung ke Sumut setiap tahun dengan Danau Toba sebagai salah satu destinasi favorit. Menurutnya, partisipasi Pulau Penang dalam PRSU dapat semakin memperkuat hubungan kedua daerah yang telah menjalin kerja sama sister city sejak 1984.
"Medan dan Penang telah menjalin hubungan sister city sejak 1984. Selain menampilkan seni dan budaya, kami juga akan memperkenalkan berbagai sektor perdagangan dan usaha yang belum banyak ditemukan di Sumatera Utara," katanya.

















