Stop Bullying (freepik.com)
Illiza mengatakan Pemko Banda Aceh telah menerima laporan dari keluarga korban. Tim kemudian memberikan bantuan hukum dan pendampingan dalam proses pelaporan kepada kepolisian.
“Kami sudah mengirimkan dan mereka juga sudah melaporkan kepada tim kita dalam penanggulangan kejahatan. Tim juga sudah memberikan bantuan hukum dan pendampingan hukum untuk proses dilaporkan ke Polresta,” ujarnya.
Ia mengatakan, apa pun bentuk penyelesaian yang ditempuh, kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak.
“Mudah-mudahan ada upaya-upaya. Kalaupun upaya damai, tetapi ini juga harus bisa menjadi pembelajaran, tidak boleh terulang,” katanya.
Illiza juga menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi anak-anak, termasuk menanamkan sikap saling menghargai dan menghormati sesama.
Menurutnya, korban juga membutuhkan pendampingan karena masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut.
“Tentu si anak perlu mendapatkan pendampingan juga yang sangat trauma dengan kondisi ini, belum bisa kita ajak bicara karena masih mengalami sakit,” ujar Illiza.
Illiza berharap penanganan kasus tersebut menghasilkan jalan keluar yang baik bagi semua pihak. Ia juga mengingatkan bahwa pihak yang diduga terlibat merupakan anak-anak sehingga proses penanganannya tetap perlu memperhatikan kepentingan serta pembinaan terhadap anak.
“Mudah-mudahan ada jalan keluar yang terbaik. Karena pelakunya juga anak-anak, sesama anak-anak ini. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yang tidak terulang lagi terjadi di Banda Aceh,” kata Illiza.