Medan, IDN Times - Tumpukan sampah organik yang selama ini hanya dibuang ternyata bisa disulap menjadi produk bernilai ekonomis. Hal itu diperkenalkan PT Gema Nirmala Indonesia bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan melalui kegiatan Basic Training Pengenalan Budidaya Magot di Medan, Selasa (14/10/2026).
Direktur PT Gema Nirmala Indonesia, Elmi Rosenta Sinaga, mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan solusi inovatif kepada masyarakat dalam mengelola sampah organik dengan memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) atau yang dikenal dengan magot.
"Hari ini tujuannya adalah kita mau menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada satu solusi lain daripada sekadar membuang sampah organik, yaitu dengan memberikannya kepada larva black soldier fly atau magot," ujar Elmi.
Dari sampah organik tersebut, masyarakat bisa mendapatkan dua produk baru. Pertama, magot itu sendiri yang dapat dijual sebagai pakan ternak bernilai protein tinggi. Kedua, kotoran magot atau kasgot yang bisa diolah menjadi pupuk organik.
"Sehingga nanti kita bisa mendapatkan satu produk yang ekonomis yang memiliki nilai baru lagi dari sampah organik," katanya.
