Lisna Novelina Tambunan seorang guru Kristen yang mengajar Penjasorkes di MIN Toba Samosir (Dok. Kemenag Sumut)
Kini, menjadi guru honorer sambil kejar CPNS menjadi jalan hidupnya. Tidak ada bimbel mahal, dan tidak banyak membeli buku. Sebab, gaji honorer dihemat buat beli paket try out daring. Materi lain dipelajarinya dari medsos dan YouTube. Doa dan usaha berbuah manis. Lisna lolos CPNS Kemenag RI formasi Guru Ahli Pertama Penjasorkes. Penempatannya di wilayah Toba, daerah yang selalu jadi doa keluarganya.
Sebagai umat Kristen, ia ditugaskan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri. Dia mengakui awalnya cemas. "Bisa diterima nggak ya? Anak-anak gimana?" pikirnya.
Namun, kekhawatiran tersebut cepat sirna.Rekan guru menyambut hangat. Madrasah ngasih ruang nyaman tanpa paksa ikut ritual keagamaan di luar keyakinannya. Lisna pun membalas dengan hormat dan ikut budaya serta tata krama madrasah. Hubungan baik terjalin dengan murid dan warga. Kalau ditanya agama, ia menjawab santai sambil senyum.
"Saya Kristen, mengajar Penjasorkes di sini," tuturnya.