Medan, IDN Times- Kebutuhan pembiayaan masyarakat menjelang lebaran diprediksi meningkat. Meski begitu, masyarakat harus lebih bijak agar tidak mengakses layanan dari pinjaman online ilegal atau pinjol ilegal.
Pengamat Ekonomi Sumatra Utara, Gunawan Benjamin memprediksi fenomena melakukan pinjaman online akan kembali meningkat pada Lebaran tahun ini. Seperti tahun sebelumnya, ia melihat saat menjelang lebaran banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk memiliki kendaraan bermotor roda dua dengan cara kredit atau mencicil.
"Meskipun memang ada yang mendapatkan fasilitas kredit namun kendaraan digunakan untuk hal yang produktif. Tapi tidak sedikit di antara mereka yang hanya sekedar untuk pamer," ujarnya kepada IDN Times, Senin (17/4/2023).
Hal itu menyebabkan banyak masyarakat yang tidak mampu lagi membayar cicilan, sehingga terpaksa merelakan kendaraannya ditarik oleh perusahaan leasing setelah Lebaran terlewati.
