Deliserdang, IDN Times – Sebanyak 28 ton ikan mas milik 14 peternak di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, mati mendadak. Kematian massal ikan yang sudah siap panen itu diduga dipicu limbah pabrik yang mencemari aliran irigasi menuju kolam-kolam milik warga. Akibat kejadian tersebut, kerugian para peternak ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kasus ini kini telah dilaporkan kepada pihak berwenang. Di sisi lain, peternak bersama pemerintah dan pihak perusahaan yang diduga terkait masih menjalani proses pembahasan mengenai penyelesaian persoalan tersebut.
