Curhatan Pedagang Korban Pencurian, Uang Belasan Juta Modal Belanja Raib Dirampok

Deli Serdang, IDN Times - Baru beberapa tahun merantau ke Medan, pemilik kedai kelontong asal Aceh bernama Rezeki Maulidin (28 tahun) mengalami nasib nahas. Kedainya yang saban hari ia jaga sekaligus sebagai tempatnya untuk mencari nafkah dibobol maling.
Insiden ini sama sekali tak pernah disangka olehnya. Sebab, seluruh sudut dipasang CCTV, dan pintu dari besi dipasang kunci gembok ganda. Namun dua orang pelaku nekat beraksi meski wajahnya dengan jelas terekam CCTV kedai.
1. Pelaku beraksi saat korban tertidur

Saat ditemui di Jalan Pasar V Tembung, Percut Seituan, kedai milik Rezeki tutup. Hari ini ia sengaja libur karena sibuk ke kantor polisi untuk melaporkan perkara pencurian yang baru saja dialami.
"Selasa dini hari, saya rencana mau ke pajak belanja sayur paginya. Jadi gak ada rencana tidur lagi. Sudah saya siapkanlah tas-tasnya di sini, masuklah saya ke dalam (kamar). Sampai ke dalam, nonton-nonton biasalah, eh baru ketiduran," kata Rezeki kepada IDN Times, Rabu (21/1/2026).
Kedai sudah ia kunci dengan gembok. Tanpa disadari olehnya, 2 orang pencuri beraksi pukul 03.00 WIB saat Rezeki tertidur pulas.
"Pas mau bangun hendak ke pajak, jam 03.00 pagi lewat, saya lihat laci sudah kosong, sudah kemalingan. Ludes semua," lanjutnya.
2. Pintu besi kedai dibobol pakai alat khusus meski sudah digembok

Rasa panik seketika menyelimuti tubuh Rezeki. Tangannya gemetar dan berusaha membuka rekaman CCTV. Dugaannya ternyata benar. Ada 2 orang yang membobol kedainya.
"Dari CCTV, ada 2 orang malingnya. Bahkan dalam menjalankan aksinya, mereka melakukan dengan cara mencungkil dan membacok pagar, entah pakai obeng atau ada alat-alat khusus orang ini," jelas Rezeki.
Pantauan IDN Times melalui CCTV yang diberi korban, tampak dua orang pelaku berkutat lama membobol pintu besi. Bahkan di tengah aksinya mereka memanjat pintu tersebut untuk membobol gembok.
"Pas masuk ke dalam, memang langsung menuju ke laci aja orang itu," bebernya.
3. Uang Rp16 juta untuk modal dagang raib dirampok maling

Akibat dari peristiwa ini, korban mengaku rugi belasan juta. Uang yang berada di laci tersebut niatnya hendak dibelanjakan korban sebagai modal dagang.
"Yang hilang uang kisaran lebih kurang Rp16 jutaan lah. Itulah total kerugian yang kami tahu sekarang ini," ungkap Rezeki.
Insiden ini adalah yang pertama kalinya terjadi di kedai kelontong Rezeki. Ia pun kini sudah mantap nembuat laporan ke polisi dan berharap pelaku bisa ditangkap secepatnya.
"Kalau barang-barang dagangan, tampaknya gak ada yang dicuri. Hanya uang tunai Rp16 juta lebih saja yang tampak dari CCTV. Sebab setelah mencuri uang itu, para pelaku langsung keluar," pungkasnya.


















