Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKG Prediksi 28 Wilayah Potensi Hujan Lebat di Sumut 6-13 Juli 2026
ilustrasi hujan asam (pexels.com/Pixabay)
  • BMKG memprediksi cuaca Sumatra Utara pada 6–13 Juli 2026 didominasi hujan ringan hingga lebat, dengan potensi angin kencang pada sore hingga malam hari.
  • Ada 28 wilayah di Sumut berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, termasuk Medan, Deli Serdang, Simalungun, dan Nias, dengan curah hujan tinggi tercatat di beberapa titik awal Juli.
  • BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah tetap waspada serta selalu memantau informasi resmi dari BMKG Wilayah I Medan untuk menjaga keamanan aktivitas harian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
30 Juni 2026

BMKG mencatat curah hujan lebat sebesar 52,4 mm di ARG Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara.

3 Juli 2026

Hujan lebat tercatat di AWS Raya, Kabupaten Simalungun dengan intensitas 57,6 mm.

4 Juli 2026

Curah hujan mencapai 63,6 mm di ARG Bahorok, Kabupaten Langkat.

6–13 Juli 2026

BMKG memprediksi cuaca di Sumatra Utara didominasi hujan ringan hingga lebat dan mengimbau kewaspadaan terhadap angin kencang pada sore hingga malam hari.

6 Juli 2026

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan menjelaskan pengaruh arus siklonik dan belokan angin yang memicu pembentukan awan hujan serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    BMKG memprediksi 28 wilayah di Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama sepekan ke depan.
  • Who?
    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan melalui prakirawan Utami Al Khairiyah menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat serta pemerintah daerah.
  • Where?
    Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi 28 kabupaten dan kota di Sumatra Utara, termasuk Medan, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Nias, dan sekitarnya.
  • When?
    Periode prakiraan cuaca berlangsung dari tanggal 6 hingga 13 Juli 2026 dengan potensi hujan meningkat pada sore hingga malam hari.
  • Why?
    Kondisi ini dipicu oleh adanya arus siklonik di Samudra Hindia Barat Sumatera serta belokan angin yang menyebabkan pembentukan awan hujan di wilayah Sumut.
  • How?
    Suhu permukaan laut hangat dan udara labil mendorong pengangkatan massa udara. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada serta mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG Wilayah I Medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
BMKG bilang di Sumatra Utara banyak tempat mau hujan deras. Ada angin kuat juga waktu sore sampai malam. Tante Utami dari BMKG ngomong kalau udara dan laut bikin awan hujan jadi banyak. Sekarang orang-orang disuruh hati-hati dan lihat kabar cuaca dari BMKG supaya tetap aman dan nggak salah dengar berita.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Prediksi cuaca dari BMKG menunjukkan kesiapsiagaan lembaga tersebut dalam memantau dinamika atmosfer di Sumatra Utara. Penjelasan rinci mengenai faktor penyebab hujan dan imbauan agar masyarakat serta pemerintah daerah berkoordinasi mencerminkan upaya preventif yang kuat, sehingga aktivitas warga dapat tetap berjalan aman meski kondisi cuaca berubah cepat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Balai Besar Wilayah I memprediksi kondisi cuaca di Sumatra Utara sepekan ke depan, mulai dari tanggal 6 hingga 13 Juli 2026, didominasi hujan ringan hingga lebat.

Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang pada sore hingga malam hari.

1. Dipengaruhi arus siklonik dan belokan angin

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)

Prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah, menjelaskan terdapat arus siklonik di Samudra Hindia Barat Sumatra yang membentuk belokan angin di wilayah Sumut.

Kondisi udara yang cukup labil, gelombang atmosfer, serta suhu permukaan laut di Selat Malaka dan perairan barat Sumut juga mendukung proses pengangkatan massa udara dan pembentukan awan hujan.

"Cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Pemanasan yang cukup signifikan pada siang hari dapat memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari yang berpotensi disertai angin kencang secara lokal di beberapa wilayah," ujar Utami pada IDN Times, Senin (6/7/2026).

2. Ada 28 wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)

BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di 28 wilayah. Yakni Kabupaten Asahan, Binjai, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Karo, Langkat, Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Simalungun, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Padang Sidempuan, Pematangsiantar, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan kategori lebat juga tercatat di sejumlah titik. Pada 30 Juni 2026 di ARG Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara sebesar 52,4 mm. Tanggal 3 Juli 2026 di AWS Raya, Kabupaten Simalungun 57,6 mm. Kemudian 4 Juli 2026 di ARG Bahorok, Kabupaten Langkat 63,6 mm.

3. Imbauan BMKG untuk pantau informasi resmi

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Vlad Chețan)

Menyikapi kondisi tersebut, Utami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar.

"Selalu merujuk kepada informasi dari BMKG agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi," tegasnya.

Para Kepala Daerah juga diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan POLRI setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan BMKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article