Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kesalahan Perawatan Mobil yang Sering Diabaikan, Kamu Lakukan?
ilustrasi mobil berada di jalanan turunan (pexels.com/BREAKS OUT)
  • Mengabaikan servis berkala berisiko membuat kerusakan awal pada mesin, transmisi, rem, dan komponen lain tidak terdeteksi hingga menjadi masalah lebih mahal.
  • Pengecekan serta penggantian oli, kondisi ban, dan sistem pendingin perlu rutin dilakukan untuk menjaga performa mesin, kestabilan kendaraan, serta mencegah overheat.
  • Kebersihan interior dan eksterior juga penting; debu serta kotoran dapat merusak cat dan kabin, sementara perawatan teratur membantu menjaga kenyamanan dan nilai mobil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjaga mobil tetap prima bukan hanya soal rutin membawanya ke bengkel. Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari justru bisa menjadi kesalahan dalam merawat mobil dan perlahan memengaruhi performanya. Jika terus dilakukan, hal yang awalnya terlihat sepele bahkan dapat memperpendek usia komponen kendaraan.

Mulai dari jarang mengecek kondisi oli, mengabaikan tanda-tanda kerusakan, hingga kebiasaan berkendara yang kurang tepat, semuanya bisa berdampak pada kondisi mobil. Karena itu, penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk lebih memperhatikan cara perawatan agar mobil tetap nyaman, aman, dan tahan lama.

Lantas, apa saja kesalahan merawat mobil yang masih sering dilakukan tanpa disadari? Yuk, kenali beberapa kebiasaan yang sebaiknya kamu hindari berikut ini!

1. Mengabaikan servis berkala

ilustrasi servis mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Salah satu kesalahan besar yang sering dilakukan pemilik mobil adalah mengabaikan jadwal servis berkala. Banyak yang berpikir bahwa jika mobil masih berfungsi dengan baik, maka servis bisa ditunda. Padahal, servis berkala sangat penting untuk memastikan semua komponen mobil berfungsi dengan optimal dan untuk mendeteksi masalah sejak dini. Melakukan servis secara rutin dapat mencegah kerusakan yang lebih serius dan mahal di kemudian hari.

Servis berkala biasanya mencakup pengecekan mesin, sistem transmisi, rem, dan berbagai komponen lainnya. Jika servis berkala diabaikan, bisa saja kamu melewatkan tanda-tanda awal kerusakan yang jika tidak diperbaiki segera, bisa menjadi masalah besar. Jadi, jangan ragu untuk mengikuti jadwal servis yang direkomendasikan oleh pabrikan mobilmu, ya!

2. Mengabaikan pengecekan oli

ilustrasi pengecekan oli mobil (franksservicenter.com)

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mengabaikan pengecekan dan penggantian oli secara rutin. Oli mesin berfungsi untuk melumasi bagian-bagian mesin agar tidak cepat aus dan menjaga suhu mesin tetap stabil. Jika oli sudah kotor atau berkurang, performa mesin bisa terganggu dan menyebabkan kerusakan yang lebih serius.

Biasakan untuk memeriksa level oli secara berkala dan menggantinya sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Penggantian oli yang teratur akan memastikan mesin tetap berjalan mulus dan efisien. Jangan tunggu sampai oli benar-benar habis atau kotor, karena ini bisa merusak mesin dalam jangka panjang.

3. Mengabaikan kondisi ban

ilustrasi ban mobil (pexels.com/Evan Wisnewski)

Ban yang tidak dalam kondisi baik bisa memengaruhi keselamatan berkendara. Banyak pemilik mobil yang hanya memeriksa ban ketika sudah merasa ada masalah, padahal pengecekan rutin sangat penting. Ban yang kurang angin atau aus dapat mempengaruhi kestabilan mobil dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Pastikan untuk memeriksa tekanan angin ban secara berkala dan mengganti ban yang sudah aus atau tidak layak pakai. Selain itu, lakukan rotasi ban sesuai dengan jadwal untuk memastikan keausan ban merata. Ban yang dirawat dengan baik akan meningkatkan kenyamanan berkendara dan keselamatan di jalan.

4. Tidak memeriksa sistem pendingin

ilustrasi memeriksa sistem pendingin mobil (dubizzle.com)

Kesalahan lain yang sering diabaikan adalah tidak memeriksa sistem pendingin mobil secara rutin. Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheat. Jika sistem pendingin bermasalah, bisa menyebabkan mesin overheat yang dapat mengakibatkan kerusakan parah.

Lakukan pengecekan rutin pada radiator dan level cairan pendingin. Pastikan tidak ada kebocoran dan cairan pendingin dalam kondisi yang baik. Jangan menunggu sampai mesin menunjukkan tanda-tanda overheat untuk memeriksa sistem pendingin, lakukan pengecekan secara berkala agar sistem pendingin selalu dalam kondisi optimal.

5. Mengabaikan kebersihan interior dan eksterior

ilustrasi interior mobil (pexels.com/Kipras Zabeliauskas)

Sering kali kita terlalu fokus pada perawatan mesin dan mengabaikan kebersihan interior serta eksterior mobil. Padahal, menjaga kebersihan mobil juga penting untuk mencegah kerusakan yang tidak terlihat. Kotoran dan debu yang menempel bisa menyebabkan kerusakan pada cat dan interior mobil seiring waktu.

Rutin membersihkan mobil, baik interior maupun eksterior, akan membantu menjaga kondisinya tetap baik. Cuci mobil secara teratur dan bersihkan interior dari kotoran dan noda. Dengan perawatan yang baik, mobil tidak hanya terlihat bagus tetapi juga lebih nyaman digunakan, dan nilainya tetap terjaga.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum ini, kamu bisa memastikan mobil tetap berfungsi dengan baik dan menghindari biaya perbaikan yang mahal. Ingatlah bahwa perawatan rutin adalah investasi jangka panjang untuk mobil kesayanganmu.

Curated For You

Editorial Team

EditorAditya

Related Article