Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wartawan di Medan Disiram Air Keras, Diduga karena Beritakan Perjudian
Ilustrasi Pers (IDN Times/Arief Rahmat)

Medan, IDN Times – Seorang wartawan media daring lokal di Kota Medan mendapatkan kekerasan. Wartawan bernama Persada Sembiring itu disiram air keras, Minggu (25/7/2021) malam.

Aksi penyiraman itu terjadi di simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Pelakunya diduga orang tidak dikenal (OTK). Saat ini Persada tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP)  Adam Malik Medan.

1. Korban sempat mengatakan jika dirinya punya janji untuk bertemu seseorang di TKP

Ilustrasi Kekerasan. (IDN Times/Sukma Shakti)

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian penyiraman air keras itu, Persada mengatakan jika dirinya punya janji bertemu dengan seseorang di kawasan Simpang Selayang.

“Saat dia menunggu tiba-tiba ada dua OTK yang langsung menyiramkan air keras ke arah korban,” ujar Bonni yang mendapat cerita dari Persada, Senin (26/7/2021).

Saat kejadian itu, Persada langsung menelepon Bonni untuk menjeputnya. Bonni pun datang dan membawa korban ke RSUP H Adam Malik.

2. Penyerangan air keras diduga karena pemberitaan

ilustrasi Ilmu Komunikasi (IDN TImes/Arief Rahmat)

Bonni pun menduga jika kasus penyiraman ini berkaitan dengan aktifitas Persada sebagai wartawan. Lantaran, Persada yang merupakan Pemimpin Redaksi media daring Jelajah Perkara ini kerap memberitakan soal perjudian di Kota Medan.

“Itu sementara kita menduganya bang,” ujar Bonni.

3. Korban menjalani operasi di RSUP H Adam Malik

Ilustrasi Breaking News (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat ini, korban tengah menjalani penanganan intensif di rumah sakit. Luka bakar paling parah karena air keras itu terdapat di bagian wajah dan sebagian badannya.

“Tadi pagi sudah masuk ke kamar bedah. dan saat ini masih menjalani operasi,” ujar Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorthy Simanjuntak.

Sementara itu, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian. Namun informasi yang beredar, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang atas kejadian tersebut.

Editorial Team

Related Article